Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Cara menghilangkan kebiasaan buruk dengan benar

Memiliki sebuah kebiasaan yang baik ataupun kebiasaan buruk merupakan hal di miliki oleh setiap manusia, ''Siapa pun''. Karna hal ini sudah jadi kebiasaan, tentunya sulit !. Namun, bukan berarti tidak bisa mengubahnya. Walaupun ada yang mengatakan ''Tidak ada manusia yang sempurna''. Mungkin ucapan ini tidak ada salahnya. Setidakya kamu bisa meminimalis kebiasaan yang merugikanmu. Dan Tugas kita hari ini yaitu, Bagaimana cara menghilangkan kebiasaan buruk dengan baik ?

''Niat adalah setengah dari pekerjaan selesai''

Simak...

5 Cara menghilangkan kebiasaan buruk dengan benar

1. Mengetahui Penyebabnya

Mengubah suatu kebiasaan buruk tentunya kita harus mencari masalahnya dan pemicu kebiasaan itu. Seperti, saya memiliki kebiasaan buruk hidup tidak sehat ''Entah tidur jam berapa, bangunya kapan-kapan, sampah pun berserahkan di kamar'', (Anak muda usia-20). Hal ini, terjadi sesaat saya merasa GAGAL mencapai sesuatu. Lalu, gimana mengatasinya ?

Mungin dari masalah seperti saya akan butuh waktu, namun bukan berarti tidak bisa!, Caranya adalah tidak menganggap diri kita satu-satunnya manusia yang telah gagal.

''Jika, kalian mengumpulkan orang yang tidak punya masalah (sakit, depresi, kecewa, gagal, kehilangan). Mungkin kamu akan memasukkan SEMUA orang dunia ini''.

2. Tentukan Tujuan Hidup

Tujuan hidup... mungkin ini terlihat agak memalukan !. Namun, banyak orang telah mengabaikanya (termasuk saya). ''Bahagia untuk apa, Menderita untuk apa''. Apakah cukuplah kamu hidup mengikuti untuk alur saja. Jika, begini ikut, begitu ikut dan tak ada Tujuan Hidup.

''Mengikuti apa-apa yang dilihat sama saja orang tak punya IDENTITAS (pembeda)''

berberbeda bukan berarti salah, merasa selalu benar itu baru salah.

Tentukan TUJUAN kamu.

3. Lakukan Secara perlahan-lahan

Tentunya sebuah kebiasaan, Yah ! namanya kebiasan pasti sulit berubah begitu saja. Bagiamana untuk mengawalinya ?. Mulailah, dengan sesuatu yang mudah saja !. Misalnya, bangun pagi, tidur tidak di waktu sore, sholat tepat waktu (walau, saat ini COVID-19). Hal ini sederhana, tapi, dibalik ketercapainya ada KEPUASAN tersendiri. Ketimbang langsung, mungkin akan melelahkan dan memberi nuansa terpaksa. Hingga, kamu mengatakan ''Saya tidak bisa melakukanya''. Mulai Aja !!

''Perlahan-lahan tapi Jelas daripada kebut tapi bisa menabrak''

4. Mengganti dengan yang Positif

Saat seseorang memiliki peluang untuk tidak melakukan hal positif, atau kesibukan, tentunya mereka akan sibuk pada hal lain. Mungkin ke arah negatif !. Misalnya, diam aja di kamar, tidur-tidur aja, tentu sesaat akan ada bisikan muncul di pikiran lakukan ini, lakukan itu. Hingga, kamu melakukan hal yang SIA-SIA. Lalu, bagaimana cara mengisi kekosongannya, mungkin jalan-jalan ke rumah teman, baca buku atau... menulis BLOG aja !.

5. Komitmen yang Kuat (Niat)

 Masalah dari semua masalah dalam hidup ini, biasanya terletak dari lemahnya Niat kita untuk menjadi lebih baik, Sederhana !. Namun, di sinilah semua berawal. (sayapun masih memiliki kebiasaan buruk tapi, saya selalu berusah memegang komitmen ini, walau sering lepas dari ggenggaman). 

''Setidaknya gagal bukan sebagai seorang Pecundan''

Selamat Berusaha !

Hicul
Hicul Kenalkan saya "Kif" seorang blogger baru yang mengelolah blog Hicul.my.id dan saat ini aktif berbagi info menarik berdasarkan pengalaman Pribadi dan pengalaman membaca artikel Teratas.