Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

12+ Kebiasan Buruk Blogger yang perlu Anda hindari - Versi pemula

Apakah kebiasaan saya berpengaruh pada perkembangan blog? Mengapa blog saya nggak berkembang-berkembang ? mengapa ngblog itu sangat susah di tahun ini ? apa yang perlu saya ubah ? Apa yang harus saya lakukan agar berhasil ngeblog ? Hampir semua pertanyaan seperti ini muncul dalam pikiran para blogger entah mereka pemula ataupun mereka yang sudah lama ngeblog dan tak terkecuali saya pun kadang berpikir demikian.

Yah ! namanya juga kebiasaan sudah tentu semua orang punya, terlepas apakah itu kebiasaan positif ataupun negatif. Namun secara mendasar kebanyakan orang itu memiliki kebiasaan negatif "bukannya menjas atau memponis tanpa alasan !"

Saya menganggap ini lumrah, dengan pengalaman bahwa kebiasaan negatif sangat mudah dibentuk ketimbang kebiasaan positif. Analogi sederhananya seperti ini : kita lebih mudah merusak sebuah kursi daripada kita memperbaiki kursi tersebut.

Dan ini dasar saya yang menganggap - mengapa banyak orang memiliki kebiasaan buruk yang dominan dalam hidup mereka daripada kebiasaan positif. Tanda kutip - tidak semua. Saya hanya bicara umumnya saja bukan khususnya.

Saya sendiri masih punya kebiasaan negatif  dan sampai sekarang saya berusaha menepisnya dan menggantinya dengan kebiasaan yang lebih baik dan lebih positif.

Q : Maksudnya mengganti bukannya menghilangkan ?

A : Yap ! Saya pernah mendengarkan sebuah penelitian bahwa otak manusia itu saat menyimpan sesuatu semisal kebiasaan salah satunya kebiasaan negatif, kebiasaan itu tidak dapat hilang walaupun kita sudah lama tidak melakukannya lagi. 

Mengapa ?

Karna dalam otak manusia itu masih tersimpan pola-pola kebiasaan negatif itu, yang mana jika kebiasaan itu sering dilakukan maka polanya akan semakin tebal dan menguat membentuk jaringan. Namun, jika kebiasaan negatif itu sudah jarang dilakukan maka pola jaringannya akan menipis dan melemah, tapi itu tidak bisa benar-benar hilang. 

Contoh : kebiasaan merokok, yang mana jika seseorang telah berhenti sejak lama misalnya satu dua tahun tidak merokok. Namun, jika ia ditanya tentang ingatan mereka, tentu ia masih mengigatnya sampai sekerang seperti tata cara menghisap rokok dan rasa-rasa rokok itu seperti apa, walaupun sebenarnya ia sudah tidak merokok lagi.

Contoh ke dua : Kebiasaan naik motor, yang mana jika anda pernah lancar naik motor beberapa tahun lalu dan kemudian anda mencoba naik motor di tahun sekarang. Tentu anda masih ingat mana remnya, mana gasnya dan bagaimana cara menyetirnya walaupun itu anda masih kaku di awal-awal

Q : iya juga sih!

A : Artinya kita tidak akan bisa benar-benar menghilangkan kebiasaan termasuk kebiasaan buruk itu dan yang bisa kita lakukan hanya menggantinya dengan pola kebiasaan baru yang lebih positif. dimana pola kebiasaan positif, yang jika di usahakan untuk selalu kita lakukan tentu kebiasaan ini akan menguat dan mengalahkan pola kebiasaan negatif yang lalu.

Q : Lalu, bagaimana cara saya agar tidak mengulangi kebiasaan buruk saya ?

A : jawabannya sederhana : Jangan pernah melakukan kebiasaan negatif itu dan saat itu juga coba carilah kebiasaan-kebiasaan lain yang lebih postif sebagai pengganti. Ingat jangan pernah mencoba apapun yang berhubungan dengan kebiasaan buruk entah itu pola pikir, pola hidup ataupun pola-pola negatif lainnya.

Q : Tapi, masih banyak kebisaan buruk yang belum saya ketahui - bagaimana cara saya menghindarinya kalau saya tidak tau. Saya juga mau menanyakan apa saja kebiasaan-kebiasaan buruk ngeblog yang perlu dihindari, khusus saya yang pemula.

A : Silahkan scroll ke bawah dan simak beberapa kebiasaan buruk ngeblog yang perlu anda hindari :

12+ Kebiasan Buruk Blogger yang perlu Anda hindari - Versi pemula

1. Ingin di Akui


Pengakuan atau ingin dianggap yang istilahnya anda nggak hebat kalau tidak seperti ini atau seperti itu. Artinya kita tidak baik jika tidak seperti mereka. 

Contoh sederhananya kayak gini, jika kita melakukan sesuatu karna adanya dorangan dari luar atau dorongan eksternal dan hal itu kita kerjakan, maka orang-orang disekitar akan mengakui keberhasilan kita. 

Masih ingat saat masih di bangku sekolah atau kalian yang lagi duduk di bangku sekolah. Umumnya itu para pendidik atau para guru menginginkan semua murid dan siswanya berhasil pada mata pelajaran yang ia bawakan. Nah ! jika kalian berhasil dalam bidang fisika misalnya mendapatkan nilai baik, yah sudah tentu guru anda akan menyanjung anda dan bahkan anda akan lebih diperhatikan dari murid-murid lainnya. 

Maka, dengan nilai yang bagus, anda kepikiran bahwa saya harus membanggakan guru saya kalau begini, mengapa ? Karna guru saya telah memberikan harapan besar ke saya. Artinya anda tidak ingin mengecewakannya. 

Nah! inilah konsep pembelajaran reword and punisment dalam bahasa indonesia hadiah dan hukuman, di mana jika anda bisa mendapatkan nilai yang baik atau nilai terbaik dikelas, maka anda akan mendapat hadiah semisal pengakuan oleh  guru-guru dan apabila anda mendapatkan nilai yang rendah pada mata pelajaran fisika yang mana anda sudah diharapkan, maka yang terjadi anda akan kena hukuman semisal guru favorit atau guru yang memberi harapan besar kepada anda akan memberi tugas tambahan atau sedikit teguran untuk belajar lebih giat.

Lalu, mengapa hal ini saya lakukan. Jawabannya adalah anda ingin di hargai dan diakui.

Sekenario cerita seperti ini terlihat normal-normal saja, namun ini tidak baik jika kita terus bergantung pada konsep berpikir seperti ini, apalagi kita suatu saat akan di tuntut untuk jadi diri sendiri entah kapan dan dimana itu terjadi, tapi itu pasti akan datang, mungkin setelah lulus sekolah, lulus kuliah atau atau anda mendapat pekerjaan di perusahaan tertentu ataupun anda sedang membangun usaha sendiri seperti membagun blog.

Nah ! Mari kita teliti sedikit apa sebenarnya yang salah pada pola di atas. Begini ! konsep berpikir reword and punisment pada dasarnya adalah pola yang memancing seseorang ingin melakuan sesuatu apapun itu jika ada hadiah yang akan didapatkan. Seperti saat ini anda sudah dewasa dan mandiri, ada satu hal yang ingin saya sampaikan yaitu cobalah pungut sampah yang ada dijalan dan buanglah pada tempatnya dan tanpa ada bayaran ataupun ucapan terima kasih dari orang lain. lakukan hal itu. 

Mungkin anda tak ingin melakukannya dan sekalipun anda melakukannya anda akan terbebani karna dipikiran anda adalah hanya orang yang konyollah yang mau melakukan hal itu. "Pungut sampah orang lain lalu buang, merepotkan saja".

Inilah, letak kesalahan yang saya maksud, yang dari dulu kita dilatih agar mendapatkan sesuatu sehabis melakukan pekerjaan. Yah! sudah tentu semua orang mau mendapatkan sesuatu seperti gaji jika sudah bekerja. Tapi, bagaimana jika tidak, anda tentu kesal dan bahkan tidak akan mengerjakan hal itu lagi.

Yah ! itu logis. Nah! jika kita memutar balikkan keadaan yang saat ini anda seorang penulis artikel dengan blog sederhana yang baru dibangun beberapa bulan lalu dan saat ini statistik visitor anda selalu datar walaupun ada yang berkunjung tapi itu hanyalah diri anda sendiri. 

Maka, Jawaban yang muncul dalam pikiran anda "saya gagal, apa gunanya melakukan ini, membuang-buang waktu saja".

"Bukannya hasilnya nggak ada, hanya saja belum muncul atau masih perlu usaha lagi"

Mental-mental dan pemikiran-pemikiran seperti inilah yang menyebabkan banyak blogger yang putus asa dan gagal karna tidak mendapat apa-apa sehabis mati-matian menulis artikel dengan anggapan bahwa hasil kerja keras saya tidak diakui dan dihargai sedikit pun.

Saya rasa ini perlu ditepis. Untuk apa diakui seseorang jika kita terpaksa, lebih baik kita melakukan apa-pun yang kita inginkan. 

Intinya apapun yang terjadi, apapun kata mereka, apapun pandangan mereka terhadap anda apakah negatif atau positif semua itu tidak akan berpengaruh terhadap apa yang anda pegang selagi anda masih terus percaya pada diri sendiri. 

Nah ! Jika kalian punya konsep seperti ini anda akan terus maju walaupun nggak ada hadiah ataupun sejenisnya menanti seperti pujian dan penghargaan, sekalipun ada anda tidak begitu menghiraukannya. Artinya anda sekarang sudah berprinsip dan sudah dewasa berpikir.

"Anak-anak itu melakukan sesuatu karna dipuji dan diberi hadiah, berbeda dengan orang dewasa, mereka melakukan sesuatu karna memang mereka mau melakukannya"

2. Merasa Diri Adalah yang Terbaik


Pada bagian konsep yang menganggap diri adalah yang terbaik termasuk hal yang baik jika di tempatkan pada tempatnya. Namun, bagi pemula dalam dunia ngeblog yang masih sangat minim pengetahuan dalam tulis menulis dan Seo. Sebaiknya menepis bagian ini, walaupun anda sebenarnya punya kelebihan.

apapun kelebihan anda jika memang ada, belajarlah untuk merendah dan mendengar apa-apa yang benar. Walaupun, kadang karna besarnya ego kita yang mengaggap bahwa kita adalah terbaik dari yang terbaik, Tapi apalah daya jika kenyataannya tulisan masih hancur berantakan, tata bahasa yang buruk, karya yang tidak orisinalitas dan itu bertolak belakang dengan kenyataan yang anda yakini.

Mungkin saja orang-orang seperti ini punya bakat dan kelebihan, namun ia tidak pandai mengambil peluang misalnya, entah kesempatan menulis artikel ilmiah ataupun non ilmiah/fiksi.

Untuk itu sangat penting bagi kita semua dalam memulai sesuatu itu, perlu merendah. Merendah bukan berarti menganggap diri tidak bisa apa-apa, merendah disini adalah berani bertanya walaupun itu hal biasa ataupun hal sepele. Hal ini bisa anda lakukan dalam grup-grup atau tempat-tempat blogger ngumpul di sosmed.

Nah, hal ini akan menekan ego-ego, rasa egois, ingin-ingin, pencapaian-pencapain yang tidak logis. 

"kita semua melangkah sesuai dengan langkah kaki kita masing-masing"

Artinya kita harus melihat apa yang ada didepan, dihadapan, sekarang dan yang bisa kita lakukan untuk saat ini, bukannya bermimpi teralalu tinggi tanpa usaha yang sesuai, artinya kita tidak berangan-angan pada hal yang tidak realistis dan tidak sesuai kemampun.

Contohnya saat awal-awal ngeblog banyak dari kita kepikiran akan sukses dua tiga bulan ngeblog jika rajin posting, namun kenyataannya kita hanya terpacu pada target dan tidak berhasil sesuai rencana.

Mengapa ?

jawabannya karna anda tidak memperhatikan dengan seksama apa isi artikel sendiri atau yang kedua yaitu menganggap diri memiliki tulisan yang sudah bagus dan layak berhasil di waktu dekat ini. 

Inilah ekspektasi dunia blog pemula yang mereka janjikan namun kenyataannya ngeblog adalah pekerjaan yang melelahkan, membuang-buang waktu, penghasilan minim banget semua hal ini akan melahirkan kekecewaan. Yah! tentu, jika kita menulis pada nilai yang dangkal dan menganggap diri layak mendapat yang lebih, lebih pemasukan, lebih hebat, lebih pro dan... dan... ini semua menjadi kacau.

"Ekspektasi tidak sesuai kenyataan artinya anda terlalu banyak berimajinasi"

Untuk itu kita semua mesti berusaha dan menerima kenyataan apa adanya dan mulai belajar dari kesalahan itu dan memperbaiki setiap terjadi lagi, lagi, lagi dan lagi.

3. Malas atau Mager - Malas Gerak


Apapun pekerjaannya, apapun aktivitasnya, apapun rencananya, apapun tujuannya jika anda lekat dan sayang terhadap rasa malas tentu di akhir ceritanya sudah pasti anda gagal. 

Hal ini sudah terlalu sering dibicarakan dari kalangan blogger pemula sampai kalangan para master blogger. Namun, hal ini tetap saja mudah menjangkit dan menjadi penyakit bagi para blogger, apalagi yang baru di level pemula dan mereka masih main setengah-setengah.

Kegiatan bermalas-malas memang adalah hal yang menyenangkan untuk dilakukan apalagi nggak ada kerjaan atau kita lagi banyak kerjaan, yang mana daripada ambil pusing, kan! lebih baik jangan dikerjakan heeehhee...

baring, tidur, rebahan atau apapun istilahnya jika semua itu sudah membuat anda nyaman tidak mau melakukan apapun. Suatu saat malas itu akan menjadi bumerang dalam kehidupan, walaupun di awal-awal menyenangkan tapi dalam waktu lama kita akan merugi dikarnakan kebiasaan buruk itu.

Perlu diketahui kebiasaan buruk itu akan menjalar ke mana-mana jika dibiarkan begitu saja seperti awalnya anda malas makan, dari malas makan anda akan malas bangun, dari malas bangun anda selanjutnya malas berpikir, dari malas berpikir anda tidak kepikiran lagi dengan blog anda. 

Adapun kebiasaan buruk yang biasa dilakukan oleh beberapa blogger yang notabenenya share link, saling kunjung, saling komen dan saling gagal heeheee. semua kebiasaan ini mesti di hilangkan dan diganti.

Q : bagaimana cara saya bisa lepas dari kebiasaan buruk ini.

A : Langkah pertama adalah luruskan niat dan lihat kembali apa alasan dan tujuan anda ngeblog. Memang ini kesannya mungkin menggelikan dan terlalu sering didengar dan kita sudah bosan mendengarkannya. Tapi, apa boleh buat itu caranya.

Atau yang kedua cara menepis kebiasaan buruk yaitu jangan pernah memulainnya. Seperti saat anda buka facebook dan bersamaan anda rebahan di kasur yang empuk, baca status, baca komentar, nonton dan akhirnya tidur, waktu anda pun terbuang percuma.

Nah ! Jika kita melihat lebih rinci pemicu atau penyebab awal anda membuang waktu berharga yang dimulai dari pikiran ingin buka facebook, dari skenario buka facebook alur kebiasaan buruk pun berjalan sesuai pola. 

Jadi, jangan pernah kepikiran buka facebook. Maksudnya jangan buka kalau kalian sedang-sedang sibuknya - selesaikan dulu pekerjaan penting anda sebagai seorang blogger atau minimal lakukan pekerjaan anda sampai batas kemampuan, selepas itu barulah anda istirahat, entah anda ingin rebahan, jalan-jalan, nonton video-video bermanfaat dan ingat! kita perlu membatasi istirahat ini dengan mengingat artikel kita yang masih dalam proses.

"Malas bukan defenisi dari orang yang punya mimpi, Karna orang yang punya mimpi tahu bahwa jembatan antara mimpi dan kenyataan adalah kerja keras"

4. Tidak Merevisi Sebelum Memposting Artikel


Kata-kata, kalimat-kalimat, paragraf-paragraf, dan artikel-artikel yang biasa membuat lidah kita keselip membaca dan salah kaprah di internet, itu semua berasal dari kebiasaan buruk sang penulis yang tidak merevisi tulisan sebelum di publice.

Hal ini bisa saja memicu Komen-komen negatif membajiri dan kesalapahaman bisa saja terjadi dimana-mana yang disebabkan ulah kita, anda, kalian atau siapapun yang kurang memperhatikan tulisannya di blog.

Bukannya mendikte dan memaksakan pendapat, tapi demi kebaikan pembaca dan kebaikan kita semua, hal ini perlu di ingat !

Nah, untuk itu Ada baiknya sebelum memposting artikel anda melihat dan membaca ulang artikel anda beberapa menit, sempat ada yang keliru atau ada yang masih perlu di tambahkan. Paling tidak kesalahan bisa di minamilisir.

5. ikut-ikutan Menulis Artikel di Blog


Kebanyakan orang yang mengawali sesuatu, itu karna rame atau sedang bumingnya hal itu. Khusus pada saat ini ngeblog adalah waktu-waktunya buming dan banyak orang join dan lebih banyak lagi yang ikut-ikutan ngeblog.

Yap ! Termasuk saya pribadi mengikuti kegiatan tulis-menulis karna sedang rame-ramenya dan saya sendiri termotivasi membuat blog itu dari mastimon yang mana blog beliau mastimon.com.

Namun, di awal itu saya asal-asalan ikut seperti ikut cara SEO, ikut niche yang lagi tren semisal bisnis dan teknologi, tapi di akhir cerita yang namannya ikut-ikutan tentu kegagalan sudah menanti saya di depan.

Mengapa hal ini terjadi kepada saya?

Jawabannya adalah pada saat itu saya tidak memiliki bayangan yang jelas tentang bagaimana gambaran blog saya di masa mendatang, yang kubayangkan saat itu bagaimana saya bisa seperti orang yang saya ikuti dan bisa sesukses mereka. 

Memang benar mengikuti cara orang-orang sukses. ya tentu ! Tapi yang salah disini adalah terlalu mengikuti semua apa-apa yang mereka miliki dan apa-apa mereka lakukan. Inilah letak kesalahan saya yaitu selalu hidup di belakang bayang-bayang orang lain dan membayangkan bisa mendapatkan apa yang meraka dapatkan sesuai dan semirip usaha yang telah saya lakukan.

pola lingkaran seperti inilah yang membuat blog pertama saya nggak keurus, sampai saat itu tiba saya menentukan tujuan baru yaitu membayangkan bagaimana blog saya suatu saat dan memikirkan saya nanti di kenal sebagai siapa.

Untuk itu sangat penting bagi kita semua membangun blog itu dilakukan semampu dan sesuai cita rasa kita masing-masing karna itu kita bisa menemukan diri kita sendiri dan pengaruhnya di internet orang-orang akan menemukan konten-konten yang beragam dan menarik di internet. 

"buat apa orang-orang mengklik dan membaca konten kita jika enggak beda jauh dangan konten-konten lainnya"

6. Ingin yang Instan


Kebiasaan yang telah mengakar dan membudaya di negara kita adalah kebiasaan ingin yang instan, bukan maksudnya menjas tapi secara globalnya atau umumnya termasuk saya sendiri kadang ingin sesuatu yang instan dan praktis.

Ada istilah yang mengatakan bahwa "apa yang mudah kamu dapatkan biasanya akan mudah juga kamu lupakan"

artinya nggak ada warna dan lika-liku dalam perjuangan itu, contoh sederhananya : mana lebih berasa saat anda punya uang dari orang tua untuk di khususkan untuk pembelian laptop misalnya dan saat itu anda berhasil membeli laptop dan anda sedang memakainnya. Lalu, bagaimana kalau ceritanya, jika anda berusaha mengumpulkan uang selama beberapa bulan atau mungkin beberapa tahun untuk membeli laptop dan saat itu anda berhasil membeli laptop dan anda sedang memakainnya. 

Yap ! jawabannya sudah tentu cerita terakhir, anda akan merasa lebih bangga dengan skenario cerita yang terakhir. Walaupun skenario ceritanya agak sedih, melelahkan dan penuh perjuangan tapi dangan semua ini anda jauh lebih bahagia bukan!

Ini sama halnya anda makan mie instan dan sayur, yang mana mie instan mengenyangkan sesaat tapi berdampak buruk bagi kesehatan di masa mendatang sedangkan makan sayur rasanya nggak begitu mengenakkan tapi ini mengenyakan dan berdampak baik bagi kesehatan di masa mendatang.

Sekalipun anda bisa mendapatkan yang mudah dan praktis dan itu bisa membuat anda sukses, tentu jika kita menceritakannya atau kita menjadi pembicara depan banyak orang, yang membawakan kisah sukses kita, maka yang akan terjadi penonton akan bosan mendengar cerita itu dan bahkan mereka tidak bergairah mendengarkan apa yang telah kita sampaikan.

Coba aja bayangkan jika ada orang sukses berbicara depan anda yang mengatakan bahwa "saya sukses ngeblog karna saya jarang-jarang posting, yang penting saya kerjakan saja!" Kan ! ini gokill dan nggak masuk akal bukan.

Jadi, pada dasarnya segala sesuatu itu butuh usaha dan kerja keras yang sesuai karna kita nggak bisa membuat karya yang bgaus sebelum kita membuat karya yang buruk.

"Semua ada progresnya, nggak mungkin kita tiba-tiba membuat karya luar biasa sebelum jatuh-bangun-jatuh-bangun"

7. Target yang tidak Realistis


Menentukan sesuatu itu nggak selamanya harus tinggi-tinggi, biar yang biasa dan standar itu jauh lebih baik jika bisa tercapai ! 

Mengapa ?

Karna ngeblog itu butuh kesabaran dan kesabaranlah adalah hal yang paling berat di terima dan dijanin, apalagi saat ini kita terhempit masalah ekonomi seperti krisis keuangan.

Saya sendiri meresa berat bersabar menulis artikel ini, tapi paling tidak saya masih bisa menulis sepatah kata dua kata tiap waktu.

Entah bagaimana kadang saya mengukur sesuatu tapi ujung-ujungnya tidak terukur, tapi saat sesuatu itu tidak saya ukur ehh... malah bisa terukur.

Contohnya saya kemarin membuat target menulis dan mempoting artikel satu dua artikel dalam sehari, namun realitanya nggak kesampain dan di lain waktu saya nggak kepikiran memiliki plan menulis artikel dan ternyata saya berhasil menulis, walaupun nggak ada paksaan "enjoy aja....

Mengapa hal ini bisa terjadi ?

Setelah, saya telusuri ternyata, pikiran untuk tidak memaksakan diri menulis satu dua artikel tiap hari dapat mengurangi beban pikiran dan sterss saat saya ngblog.

Dari sini saya mendapat pelajaran bahwa saat kita memikirkan sesuatu itu sulit sebelum di lakukan maka hal itu akan benar-benar sulit - walaupun nyatanya itu nggak benar, hanya saja itu pikiran bawah sadar kita. Namun lain ceritanya saat kita menganggap hal itu mudah sebelum di kerjakan biasanya itu akan membuat kita mudah mengerjakannya sekalipun kita sedang malas-malasnya.

Untuk memperbesar peluang berpikir seperti ini anda perlu membuat perencanaan yang realistis atau itu sesuai dengan keadaan dan kemampuan anda, apapun itu entah itu hal kecil, sepele, sederhana yang penting ada target untuk level anda sekarang.

"Hidup itu nggak selamannya sesuai dengan ekspektasi, kadang kita perlu melihat kenyataan yang pahit untuk berubah"

8. Berambisi Pada Uang


salah satu skenario hidup yang tidak bisa dipungkiri bahwa rata-rata dari kita hanya ingin melakukan sesuatu jika pekerjaan itu menghasilkan uang, termasuk saya sendiri merasa berat melakukan sesuatu jika tidak ada pendapatan atau gaji dari pekerjaan itu.

Namun, dalam dunia ngeblog jika seseorang yang fokus pada uang  biasanya mereka akan cepat kandas ditengah jalan dan bahkan gagal dalam dunia ngeblog itu sendiri.

Memang semua orang butuh uang, saya juga sudah tentu butuh lah...

Tapi, ini dapat membatasi kreativitas menulis kita, karna nggak fokus memperbaiki kualitas artikel atau kualitas konten yang terpost. 

Untuk itu, ada baiknya ngeblog dan membangun blog itu, kita nggak terlalu fokus mengutamakan uang, tapi yang kita fokuskan adalah memperbaiki tata bahasa isi artikel dan SEO yang semuanya akan menunjang blog kita lebih berkualitas dan suatu saat pengunjung akan rame sendiri dan disinilah uang menjadi hadiah dari usaha kita.

"bekerjalah bukan untuk uang tapi bekerjalah untuk belajar"

9. No Komen dan Komen Spam


Kebisaan buruk yang sangat sering dilakukan oleh mereka blogger pemula yaitu terlalu bernafsu dengan uang dan maunya yang instan saja, hingga mereka komen spam di berbagai blog-blog orang lain.

Komen-komen spam seperti ini memang terlihat biasa bagi mereka yang melakukan tapi, bagi pemilik blog tentu mereka akan dongkol dan risih dengan komen sejenis ini, saya sendiri secara pribadi kadang risih dengan orang-orang yang melakukan komen-komen yang nggak bermanfaat begini dan saya pun juga akan menghapus komen ini karna merusak suasana dan nama blog saya, kecuali mereka memasang link yang bermanfaat, namun tetap saja ini mengganggu pemandangan juga sih heehee....

Saya rasa komen-komen spam sejenis ini diusahakan untuk sedapat mungkin tidak dilakukan, sekalipun anda dan orang lain sudah saling kerja sama untuk menyimpan link di kolom komentar masing-masing, tetap saja itu kurang bagus.

Apakah ada solusi untuk masalah ini - Berhubung mau kerjasama ?

Ada, caranya anda bisa berkalaborasi dengan orang lain untuk membuat konten yang serupa dan saat itu anda menulis link atau memasang link mereka dalam artikel begitupun dengan mereka juga tentu memasang link artikel anda. Nah! ini baru profesional - ribetsih iya, tapi ini jauh lebih baik !

Adapun masalah yang terletak pada pemilik blog itu atau sang pengelolah, kadang kala kita menemui blog-blog yang udah besar dan berjaya tapi malas membalas komentar dari para pengunjung, sekalipun mereka membalas, biasaya mereka hanya menggunakan komen otomatis yang sudah terprogram.

Yah ! namannya orang sukses kadang tidak ingin membuang-buang waktu.

Disisi lain ada pula yang pemula yang sangat resposif dan bersemangat membalas komentar dan bahkan mereka menunggu komenar-komentar pengunjung dan saya adalah salah satunya yang nggak sabaran menunggu komen itu heeehhee.., yang paling paling unik pada bagian komen-berkomen ini adalah kebiasaan blogger-blogger level pemula yang malas membalas komen pengunjung, ini kan lucu dan aneh, baru pemula udah malas dan sombong heehehee...

Perlu diketahui bahwa komen-komentar yang terjawab dan terbalaskan itu suatu saat sangat membantu pada perkembangan blog anda dan itu juga berdampak buat pengunjung seperti pengunjung merasa diperhatikan, pengunjung yang baru akan mengetahui bahwa blog kita aktif dan orang-orang akan lebih bersahabat dengan kita dan blog kita.

Jadi, menjawab komentar itu perlu dilakukan secara manual dan secara langsung bukannya mengabaikan dan tidak menjawab pesan pengunjung. 

"apa yang kita lakukan hari ini, itu juga yang kita dapatkan di hari esok"

10. Memposting Artikel Hoax


Kebiasaan buruk yang satu ini cukup menggelikan yaitu memposting artikel yang mengandung unsur bohong atau haox, semenarik apapun suatu artikel jika sudah hoax tentu sangat merugikan pengunjung dan merugikan diri kita sendiri sebagai penulis. Walaupun dampak kerugian yang didapatkan penulis tidak langsung, tapi lambat laun dampaknya akan berasa seperti orang-orang akan menghujat dan bahkan menyebarkan nama buruk blog, hal ini masih mendingan, tapi kalau mereka sudah percaya dan mereka menyebarkannya, yah ! al hasil kebohongan akan menyebar dan merebak kemana-mana.

Entah bagaimana artikel yang lagi panas-panasnya populer jika ditaburi nuansa-nuansa hoax biasanya laku keras dan ramai, tapi saya rasa oknum penulis artikel hoax itu nggak baik dan nggak layak berada di halaman utama google.

Memang artikel berbau hoax sangat menggiurkan untuk menaikkan reating statistik visitor di blog, tapi itu sangat tidak baik untuk kesahatan blog kita.

Jadi, buat apa mendapatkan kemenangan dan kejayaan sementara tapi itu usaha palsu, kan lebih baik berusaha dari nol membangun nama baik sesuai usaha dan kemampuan yang semua itu akan memberi kita kemenangan sejati.

11. Tidak Memiliki Inovasi Baru dan Inovasi Sendiri


Membangun suatu blog itu nggak selamanya mengikuti arus atau apa-apa yang dimiliki blogger-blogger sukses atau blogger-blogger besar, anda pun nggak mesti membuat konten yang sama dengan saingan atau jika kontennya sama usahakan isinya terdapat perbedaan. 

Contoh artikel yang saya buat ini memiliki kesamaan konten dengan artikel page one yaitu Kebiasaan Buruk Blogger, tapi saya membuat isi konten saya lebih berbeda dari point-point artikel lainnya.

Jadi, sederhananya saya telah membuat inovasi baru, walaupun sedikit tapi paling tidak saya punya pengalaman dan pengetahuan sendiri tentang pembahasan konten seputar kebiasaan buruk blogger-blogger pemula.

anda pun tentu memiliki sesuatu yang tidak dimiliki orang lain dan itu bisa anda gunakan sebagai jalur inovasi, apapun itu, yang penting bisa menjadi pembeda dengan artikel lainnya. 

12. Monoton Pada Setoran Artikel


Budaya yang sudah dianggap lumrah dalam dunia ngblog adalah menyetor artikel, menyetor artikel tiap waktu memang hal yang patut dibiasakan. Namun jika terlalu berambisi monoton menyetor tiap hari, kemungkinan besar artikel yang kita posting tidak akan ada perkembangan artinya kita selalu dalam standar rata-rata 500 - 1000 kata per-artikel, padahal ada waktu-waktu kita harus memperhatikan isi konten yang dibahas dan itu membutuhkan lebih banyak kata.

Konten yang dibahas atau yang ditulis itu nggak selamanya harus sama dengan postingan terdahulu, ada kalanya artikel ini membutuhkan lebih banyak kata dan point. Namun, karna keinginan buru-buru mengejar setoran postingan, al hasil dari artikel beberapa hari lalu dengan artikel yang sekarang kualitasnya hampir-hampir mirip seperti jumlah kata-kata yang digunakan mirip dan bahkan bahasanya pun mirip.

Jadi, agar potingan kita selalu relevan, ada baiknya kita realistis menentukan topik dan lama waktu kita menulis artikel yang sesuai konten bukan karna kita bisa memposting artikel tiap hari. Makanya, kita perlu berpikir sejenak dan besantai untuk membuat artikel yang berkualias.

Itulah, 12 kebiasaan buruk yang biasa ditemui dan dilakukan oleh rata-rata blogger level pemula dan kalangan level master. 


Kesimpulan 

Memulai membangun sebuah blog itu pada dasarnya semua orang memiliki garis starnya masing-masing, ada yang sudah star 5 meter, ada yang star 10 meter, ada yang star 20 meter dan seterusnya. artinya kita semua memiliki kelebihan dan kekurangan dalam berkebisaan termasuk kebiasaan buruk kita sebelum ngeblog. 

Nah ! Agar kebiasaan buruk ini tidak terulang maka anda tidak boleh coba-coba dan memulainya karna skenarionya akan berjalan dan melekat dalam pikiran. Sekalipun itu sudah lama kita hindari itu tentu masih tersimpan dalam benak jika kebaisaan buruk itu pernah dilakukan.

Hal ini seperti kita mencoret tembok dan besoknya kita melapisinya dengan cat baru, dasarnya akan tetap ada walaupun sudah tertutup dan itulah kebiasaan buruk yang melekat yang tetap ada jika pernah dilakukan.

Hicul
Hicul Kenalkan saya "Kif" seorang blogger baru yang mengelolah blog hicul.my.id dengan blog cat4tan.blogspot.com dan saat ini aktif berbagi info menarik berdasarkan pengalaman Pribadi dan pengalaman membaca...

Posting Komentar untuk "12+ Kebiasan Buruk Blogger yang perlu Anda hindari - Versi pemula"