Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Prinsip Seorang blogger Sajati dalam Menulis Artikel - Versi Pemula

Apakah kalian malas menulis ? Apakah kalian tidak tahan menulis lama-lama ? apakah kalian kesulitan fokus dan mudah menyerah ? Apakah kalian lebih memilih bersantai-santai daripada menulis artikel ? apakah kalian biasa melihat orang berhasil lebih dulu dari diri kalian sendiri ? Lalu, mengapa saya belum-belum berhasil juga ? Apakah saya tidak ditakdirkan untuk berhasil ? Segala bentuk asumsi-asumsi seperti ini sangat mempengaruhi semangat, semangat kita untuk terus menulis dan terus maju... Namun, apalah daya jika keadaan pikiran kita sudah menimbulkan keraguan. Ragu akan apa yang kita perjuangkan.

Nah! Sebagai pemula dalam bidang ngeblog atau dunia tulis menulis, ada hal yang perlu dijadikan pegangan agar rasa ragu yang kita imajinasikan dalam pikiran dapat di tepis, apalagi di saat down-down-nya kita dalam menghidupi blog. Maka, saat itulah kita memerlukan pengangan di saat tergilincir  agar kita tidak benar-benar dalam posisi terjatuh dan gagal total.

Banyak orang beranggapan kalau kalian jatuh maka, kalian harus bangkit lagi. Yah ! pendapat ini benar. Namun, masih ada bagian yang kurang yaitu “apa alasan kita untuk bangkit”. Memiliki alasan untuk bangkit sangatlah mempengaruhi pandangan kita “apakah saya masih bisa lanjut atau mungkin sudah sampai disini”. Pandangan seperti ini sangatlah memungkinkan kita memilih sekenario kegagalan di akhir cerita. “Pada akhirnya ia gagal ngeblog…. Ta..amat..”.

Oleh karna itu, semua orang yang memiliki mimpi dan itu layak di impikan, maka mereka harus memperjuangkannya. Tapi, jika istilah memperjuangkan itu hanya ditulis dan di ucapkan maka, sudah pasti itu sangatlah mudah dilakukan.

Menulis dalam dunia ngeblog akan kandas jika tidak ada sesuatu hal yang kita perjuangkan dan itu layak tersampaikan oleh banyak orang. Walaupun, saat ini banyak sekali pemula-pemula ataupun master-master blogger yang hanya sekedar menulis, Menulis untuk hidup dan hidup untuk menulis. Asumsi ini memang ada benarnya. Tapi, Intisari cerita yang ingin saya lengkapi dalam cerita kalian adalah apa alasan dan tujuan utama kalian hingga saat ini masih menulis dan sekarang sudah down.

Ada wasilah dari Pak Habibie yang sangat bagus kita pegang dalam dunia ini, dunia dimana kita bekerja. Apalagi dunia ngeblog sangat dibutuhkan ke uletan dan konsistensi. Inilah wasilah yang perlu kita kenang dari beliau yaitu:

Kita bekerja itu, seperti kita naik sepeda, jika kita berhenti mengayuh maka kita akan jatuh. Jadi, jika saat kita berhenti bekerja maka kita akan mati.

Tidak ada gunanya kita punya IQ tinggi tapi pemalas. Untuk itu, jadilah pekerja keras yang memiliki konsitensi dan kedisiplinan.

Kita perlu bersyukur bisa membantu orang-orang di sekitar. 

“Jadilah mata air yang jernih yang memberikan kehidupan kepada sekitarmu”

Itulah wasilah dari beliau, (jika ada penggunaan kata yang kurang pas – saya minta maaf).

Konsep berpikir seperti ini, jika kalian pegang. Maka, besar kemungkinan kalian berhasil membangun blog hingga hari itu tiba.

Tapi, sayang seribu sayang kata-kata dan kutipan-kutipan motivasi kadang masih kurang, kurang (dalam tanda kutip) untuk mendorong kita untuk terus menulis.

Nah, Inilah tambahan prinsip yang bisa kalian pegang dengan erat agar kalian bisa menjadi seorang penulis sejati dan menjadi blogger sejati (kurang lebih).

3 Prinsip Seorang blogger Sajati dalam Menulis Artikel - Versi Pemula

Mimiliki sebuah prinsip untuk menjalani dunia ngeblog saat ini adalah sesuatu yang sangat di butuhkan, prinsip inilah yang membuat kita terus menghasilkan karya tulis.

Jujur, prinsip yang saya dapat ini berdasar pengalaman para pecinta perjuangan dan saya ingin melakukan uji coba, dimana uji cobanya di mulai dari sekarang.

Dan prinsip ini saya coba singkronisasi-kan dengan dunia ngeblog agar bisa sejalan.

Beberapa Prinsip Seorang blogger Sajati yang bisa kalian coba di bawah ini :

1. Menulislah dengan Ilmu

Point pertama dalam menulis adalah tuangkanlah karya tulis kalian karna ilmu. Prinsipnya terdengar sangat umum dan sangat biasa didengar tapi, secara spersifik maksud dari prinsip saya adalah janganlah kalian membuang dan melupakan apa yang pernah kalian pelajari.

Apapun itu entah dalam dunia Pendidikan seperti pelajaran-pelajaran dibangku sekolah ataupun di bangku kuliah dan mungkin beberapa ilmu dari lingkungan luar Pendidikan formal. Semua ini bisa digunakan dalam penulisan artikel dan bisa dijadikan prinsip. Apalagi itu hal yang kalian sukai.

Tidak seharusnya kita merendahkan apa yang pernah diajarkan, sekalipun kita sudah terjun dalam dunia ngeblog. Ngeblog bukan berarti kita mengabaikan dunia Pendidikan tapi, dengan ngeblog kita bisa merealisasikan dunia Pendidikan itu.

Kita biasa tidak sadar saat menulis itu, kita sebenarnya sedang mengajarkan pengetahuan dan ilmu baru kepada orang lain. Walaupun istilahnya berbeda: blogger dan visitor, penulis dan pembaca.

Kan! Kita tidak ingin murid yang kita ajar menjadi narapidana dan itu gara-gara kita mereka seperti itu hehehee…

Apalagi saat ini muncul istilah hoax dalam internet. Untuk itu, Jangan pernah kalian memilih jalan popular gara-gara menyebarkan berita hoax.

Oke, Lalu bagaimana cara kitaa menggunakan ilmu dunia sekolah dan dunia luar sekolah kita agar bisa di koneksikan ke dalam dunia ngeblog.

Entahlah…. Hehehee..

Maaf iklan !

Memasukkan ilmu yang mungkin susah dan tidak terkoneksi langsung dalam ngeblog, itu termasuk pekerjaan susah-susah-gampang.

Misalnya diri kalian orang yang condong pada saintis atau ilmu perhitungan seperti fisika, kimia, matematika dan perhitungan lainnya dan saat ini kalian memiliki niche tentang blogging. Maka, kalian bisa menyentuh secara halus ilmu-ilmu saintis itu seperti saat menjelaskan topik “manfaat ngeblog

Caranya pada topik tersebut kalian bisa menyelipkan kalimat seperti “menulis di blog itu adalah hal sangat berat dilakukan di awal-awal. Tapi, jika selalu dilakukan maka itu akan menjadi kebiasaan – ini seperti hokum newton pertama bahwa benda yang diam akan selalu diam dan benda yang selalu bergerak akan selalu bergerak. Begitupun saat menulis, dimana jika kita selalu malas maka kita akan tetap malas. Tapi, jika kita selalu menulis maka kita akan selalu menulis”. Yah ! kurang lebih begitu.

Penerapan ilmu ini bisa kalian lakukan, sekalipun pengetahuan yang kalian miliki sangat minim karna sekarang ada internet sebagai penunjang. Coba aja pikirkan satu kata saja dari pelajaran di sekolah dan ketik di google maka, muncul segudang informasi.

“sekarang kita bersaing bukanlagi pada pengetahuan. Tapi, sekarang kita bersaing pada kreativitas”

Artinya siapa yang kreatif mengkombinasikan dan menghubungkan ilmu-ilmu yang lain, maka dialah pemenang dalam persaingan itu.

“Kreatif- kreatiflah kalian menggunakan ilmu pengetahuan”

2. Jangan Terlalu Mengangumi Bakat Kalian

Kita lahir dan ada di dunia ini masing - masing memiliki kelebihan dan kekurangan, ada yang dilahirkan dengan sebuah kelebihan bakat dari yang lainnya begitupun sebaliknya. Adapun kalian yang memiliki kelebihan dalam dunia Pendidikan, yang mana kalian lebih pandai di segala bidang akedemik dibanding orang rata-rata dan bersekolah adalah hal mudah bagi kalian.

Yah ! itulah sebuah kelebihan yang patut dibanggakan “bisa melakukan lebih dari yang lain dan bagi anda itu adalah hal yang biasa”. Kebanggaan dan rasa kagum kita terhadap bakat yang diberikan adalah sesuatu wajar dan itu hal biasa.

Kita bisa mengakui dan meninggikan kelebihan itu. Entah kalian lebih gagah, lebih cantik, lebih pintar, lebih kaya dan lebih diperhatikan dan semua ini karna bakat yang kita miliki sejak lahir.

Tapi, sayangnya bukan itu bagian terbaiknya. Membanggakan sesuatu yang diberikan itu adalah hal biasa karna mungkin saja masing – masing orang memilikinya.

Letak bagian terbaiknya adalah saat kalian memilih untuk melakukan sesuatu yang berbeda dengan bakat itu, bukan hanya sekedar menggunakan kelebihan itu pada hal yang standar dan mudah dilakukan.

Tapi, cobalah kalian bekerja keras dan memutuskan untuk menggunakan bakat itu dengan cara tertentu, melakukan hal-hal yang kalian kira tidak bisa dilakukanseperti menempatkan diri kalian pada situasi yang tidak nyaman, situasi dimana kalian dalam mode berjuang dan sedang mencari sesuatu yang baru.

Jadi pilihannya, kalian bisa memilih kehidupan yang mudah dan nyaman atau kalian bisa memilih kehidupan dengan mengabdi dan berpetualang.

Nah! Jika kalian sudah di umur 40-an manakah bagian yang kalian banggakan.

Tentu yang kalian ingat adalah masa-masa susah, dimana bagian itulah yang kalian kenang dan itu berbuah manis jika di ceritakan ke orang lain Karna suatu waktu masa-masa susah itu, menjadi harta berharga kita dalam hidup ini.

“gunakanlah waktu kalian sebaik-baiknya untuk melakukan perjalanan ini"

Bayangkan jika kalian terbangun di suatu hari sebagai pimpinan perusahaan, pimpinan yang menentukan masa depan perusahaan. Pada hari yang cerah itu kalian sedang rapat untuk menentukan ide, ide dimana perusahaan ini bisa dikembangkan.

Maka, disaat itu ada pilihan yang di usulkan oleh para pegawai anda. Pilihan pertama adalah sebuah ide yang bagus dan popular dan mudah dilakukan sedangkan pilihan yang kedua adalah ide sulit yang jarang dilakukan dan bahkan belum pernah di coba dan itu sulit.

Jadi pertanyaannya: mana kalian pilih ?

Rata-rata orang akan memilih usulan yang pertama yaitu ide bagus, popular dan mudah dilakukan. Tapi, jika orang itu pendiri Ali baba, maka ia akan memilih pilihan yang kedua yaitu ide yang sulit dan tidak pernah dilakukan.

Yah! Kebanyakan orang secara global akan memilih yang pertama karna mengaggap pilihan yang kedua bukan pilihan yang tepat. Tapi, orang besar akan memilih pilihan yang kedua karna dengannya ia akan menemukan sesuatu yang baru dan mendapatkan hal yang berbeda dengan lainnya.

“Keputusan kalian saat ini akan menentukan apa yang kalian dapatkan kelak”

3. Hindarilah Pencapaian Semu

Di era sekarang ini kita sangat mudah mendapatkan sesuatu, salah satunya kesenangan. Kesenangan yang zaman dulu dan zaman sekarang jauh beda cara mendapatkannya. Saat ini, kesenangan dan kebahagiaan bisa di dapatkan dengan sekali klik di laptop dan sekali sentuh pada layar handphone.

Entah bagaimana kesenangan di masa ini, sangat instan didapat lewat main game, ber-sosmed, dengar music atau menonton youtube. Semua fasilitas ini mampu membawa kita menghasilkan sesuatu yang disebut kebahagiaan.

Kebahagian sendiri muncul disebabkan oleh hormone dopamine. Dimana main game, berolahraga, bercanda dengan teman, menonton video yang disukai dan melakukan kesanangan lainnya akan menghasilkan dopamine. 

Dopamine atau hormone kebahagiaan sendiri bertanggung jawab atas kesenangan yang diperoleh. Terlepas kalian berhasil menyelesaikan sesuatu yang sulit ataupun menyelesaikan hal yang mudah ini semua dapat mengasilkan hormon dopamine.

Namun, sayangnya kebanyakan kita mencari kebahagiaan lewat cara instan tanpa usaha keras “buat apa mencari cara yang susah kalau ada cara yang mudah”.

Konsep berpikir seperti inilah yang mengubah segala macam defenisi kita tentang “apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dan kesuksesan”.

Sayang sejuta sayang kita tidak ingin ketinggalan pada hal-hal yang tidak penting tapi kita mau meninggalkan hal-hal yang penting.

Scenario hidup ini adalah penyebab mengapa banyak orang tidak lagi menghargai  yang namanya proses dan lebih memillih kebahagiaan lewat cara instan. Kebiasaan ini pun telah mengalihkan focus kita terhadap apa yang benar-benar ingin dicapai. Hingga pada akhirya, kita sama sekali tidak lagi memikirkan target pencapaian itu.

Kita lebih memilih kebahagiaan semu lewat internet daripada memilih kebahagiaan sejati lewat perjuangan.

Jadi, saat kita lebih memilih kebahagiaan yang instan daripada menyelesaikan masalah. Maka, kita perlu berubah. Perubahan itu dimulai dari menyingkirkan gangguan dan memperbaiki focus.

Caranya adalah apabila diri kalian mulai bosan maka, kalian jangan lagi mencari kesenangan lewat cara instan, biarkan diri kalian bosan, sebosan bosanya karna saat itulah otak kalian sedang mereset diri, mereset defenisi kebagiaan.

Hingga defenisi tentang apa yang kalian anggap sebagai pekerjaan membosankan perlahan – lahan berubah menjadi pekerjaan yang menyenangkan. Hindarilah pencapaian-pencapain semu itu.

Jika, kalian seorang blogger maka, mulailah kebiasaan menulis kalian secara konsisten selama dua tiga bulan, hingga kebiasaan baru ini menggantikan kebiasaan lama kalian. Mengubah pencapaian semu menjadi menjadi pencapaian sejati. bukanlah hal yang dilakukan dalam dua tiga hari tapi butuh waktu yang lama dan berkesinambungan

“bukan pada hasilnya tapi, pada proses kalian mendapatkannya”

Itulah tiga prinsip yang layak kalian miliki agar kalian terus optimis dan konsisten menulis hingga kalian benar-benar berhasil di hari esok.


Kesimpulan

Sebagai seorang blogger pemula ataupun yang sudah lama ngeblog, kita semua membutuhkan prinsip kerja "mengapa kita hingga saat ini terus menulis dan terus bertahan ngeblog".

Perbedaan orang yang memiliki prinsip dengan orang yang tidak memiliki prinsip terletak pada cara mereka menikmati pekerjaan itu. Orang yang menikmati pekerjaan adalah orang-orang yang rela mengorbangkan waktu mereka bukan dua tiga jam tapi, lebih dari itu mereka tidak pernah memiliki batasan waktu untuk terus bekerja dan selalu berinovasi.

Sedangkan orang yang tidak menikmati pekerjaan adalah mereka-mereka yang jika sudah bekerja dua tiga jam, mereka sudah lelah dan mengeluh. 

Mengapa ?

Karna mereka tidak menikmati pekerjaan itu, artinya mereka tidak mencintainya. Mencintai sebuah pekerjaan atau sebuah kebiasaan adalah faktor utama kita bisa lebih fokus dan dapat melakukan yang terbaik. Bagian terbaikanya kalian lebih produktif bekerja.

"orang-orang tidak melihat pada siapa yang menulis, tapi orang-orang melihat pada apa yang kalian tulis"

Karya tulis yang berbobot itu lahir dari seorang yang mencitai aktivitas tulis-menulis. Apalagi dalam dunia ngeblog kita memiliki kebebasan berimajinasi dan melakukan apa-apa yang kita senangi. jika, bisa memilih kenapa tidak memilih yang terbaik.

"Pilihlah pekerjaan yang kalian bisa, kalian suka dan kalian mau"


Mohon maaf jika masih terdapat penggunaan kata atau kalimat yang keliru dan kurang tepat. Sehubung masih dalam proses belajar dan baru mencoba hal-hal yang berbada - pemula.

Kritik dan saran bisa ditulis di bawah untuk pengembangan. Kritik kalian adalah bagian perkembangan kami.

Thanks.


Hicul
Hicul Kenalkan saya "Kif" seorang blogger baru yang mengelolah blog Hicul.my.id dan saat ini aktif berbagi info menarik berdasarkan pengalaman Pribadi dan pengalaman membaca artikel Teratas.

Posting Komentar untuk "3 Prinsip Seorang blogger Sajati dalam Menulis Artikel - Versi Pemula"