Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tes MBTI : Cek Cara Kita memandang dan menulis artikel - Versi Blogging

Ada waktunya kita perlu berpikir sejenak dan manarik diri ke belakang untuk melihat siapa diri kita sebenarnya: apa alasan kita menulis, apa alasan kita membuat tulisan ini dan mengapa kita menulis dengan gaya ini. 

Berbagai macam karya tulis dan jejak yang telah kita buat selama ngeblog dapat memberi gambaran dan dapat dilacak untuk mengetahui siapa diri kita sebenarnya dan bagaimana pandang kita terhadap dunia. 

Lewat titik awal ini kita akan membuka diri untuk bisa terkespos dan berkata “ternyata ini adalah pribadi saya dan ini pandangan orang lain terhadap diri saya dan ini sama sekali tidak terpikirkan oleh saya sendiri”

Pribadi atau Kepribadian sendiri adalah gabungan sifat-sifat seseorang yang mengarahkan ia untuk berpikir, berpersaan dan bertingkah laku dalam lingkungan. Kepribadian juga yang membuat kita berbeda. (1)

“Beda pandangan, beda orang"

Mengetahui cara kita memandang atau istilah bebasnya sudut pandang kita dalam melihat. tentu ini adalah sesuatu hal penting dan berharga.

Mengapa?

Sebab dapat mempengaruhi cara kita bertindak dan menulis. Lucunya kadang kita tidak mengetahui dan hanya melihat pada hal yang kita anggap sesuai. Namun, itu berbeda di mata orang lain. kita hanya dapat melihat dengan mata kepala kita sendiri dan mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri, dimana masing-masing memiliki sudut yang berbeda dan memiliki kebenarannya masing-masing dan itu semua tergantung dari cara kita mengambil sudut pandang.

Contohnya: kita melihat warna merah artinya berani sendangkan orang lain melihat berani artinya bahaya. Bukan berarti kedua pendapat itu salah akan tetapi, masing-masing punya sudut pandang.

Kita mengatakan merah berarti berani sebab kita sedang menceritakan bendera merah putih sedangkan orang lain melihat warna merah adalah tanda bahaya karna mereka sedang di laut lepas dimana tanda lampu warna merah adalah tanda kapal akan tenggelam te…too…te..e.tooo.

Begitupun dalam dunia tulis menulis di internet. Entah ia seorang ekstrovert atau seorang introvert. Keduanya tentu memiliki pandangan yang berbeda sekalipun keduanya punya dua mata, dua telinga, dua kaki dan tangan sampai pada kondisi dan tempat yang sama. Yah! tetap saja mereka tidak bisa disamakan. 

Salah satu cara dari sekian banyak cara untuk mengetahui kepribadian seseorang yaitu dengan melakukan tes psikologi atau mengikuti psikotes. Psikotes sendiri merupakan sebuah tes yang akan mengukur kepribadian seseorang lewat soal tanya jawab atau pengisian kuisioner.

Adalah Myers-Briggs Type Indicator (MBTI)  salah satu Psikotes yang dirancang khusus untuk mengukur kepribadian seseorang atau psiokologi seseorang dalam melihat dunia dan membuat keputusan.(2)

Psikotes ini dirancang untuk memilah dan memberikan gambaran tentang siapa diri kita sebenarnya, hasil akhir pisikotes akan ditentukan dari ke 16 tipe kepribadian MBTI. 

"siapakah diri anda dari ke 16 tipe kepribadian MBTI"

Pada sejarahnya, 16 tipe kepribadian MBTI ditetapkan oleh Isabel Briggs Myers sejak 1940 tahun lalu dan sampai sekarang masih popular digunakan.(2)

Menurut The Myers Briggs Company, sebuah perusahaan di California yang menangani MBTI, telah mengkonfirmasikan bahwa ada sekitar 1,5 juta orang mengikuti tes MBTI secara online setiap tahun. Artinya tes ini sangat ramai diperbincangkan dan ramai di kunjungi karna banyak yang penasaran tentang kepribadian mereka. (3) 

"apakah anda salah satunya"

Klik disini untuk melakukan memulai psikotes secara gratis. Scroll ke bawah setelah mengisi tes

Lalu apa singkronisasinya terhadap cara kita menulis aritkel.

Tes MBTI : Cek Cara Kita memandang dan menulis artikel – Versi Blogging

Cara kita Memandang dapat mempengaruhi tullisan 

Memandang artinya mengartikan, kita masing manusia memiliki cara pandang yang berbeda dan cara berbicara yang berdeda, cara melihat yang berbeda dan dalam dunia ngeblog kita masing-masing memiliki cara menulis yang berbeda.

Mengapa hal ini bisa terjadi. Sudah tentu ini dipengaruhi oleh pengalaman, pengetahuan dan kepribadian. Pada point pentingnya bahwa mamandang dunia itu, tidak selamanya sama dari tahun ke tahun.

Jika, sudut pandang kita tetap sama dari tahun lalu dengan tahun Sekarang maka, ini bisa dianggap bahwa diri kita tidak mengalami perkembangan. 

Contohnya tahun lalu kita memandang dunia dengan hal-hal negative dan hal negarif itu yang selalu kita persepsikan hingga, tahun depan pandangan kita tetap sama. Yah! Ini berarti kita terlalu kaku terhadap dunia dan terlalu kaku dalam memandang hidup.

“tidak selamanya yang kita anggap benar itu benar dan tidak selamanya yang kita anggap itu salah itu salah”

Pengertian dari ungkapan di atas adalah kunci ampuh buat saya untuk banyak mendengar dan rem untuk berpikir sejenak sebelum melakukan sesuatu. Begitupun, saat ini sebelum menulis ada kalanya kita perlu berpikir sejenak “apakah ini sesuai atau tidak sesuai”. 

Lewat Kebiasaan sederhana ini kita akan membuka beberapa pola pikir dan pola pertanyaan yang akan menjadi rem utama agar pikiran kita tidak salah pandang dan tidak salah nulis. 

Sehebat apapun orang dalam menulis diksi yang luar biasa itu, pada dasarnya mereka berpikir sebelum menulis dan hasil tulisan mereka di dasarkan dari pengetahuan mereka, pengalaman mereka dan kepribadian mereka.

Jika, kita melihat ada orang yang memiliki tulisan yang bagus dan memukau dari karya tulisan kita. Maka, itu artinya orang itu sudah lebih berpengalaman dan lebih berpengetahuan dari kita. 

Pada segi kepribadian sendiri jika kalian sudah men-cek-nya di Tes MBTI. Tentunya Kalian akan menemukan sesuatu tanggapan yang berhubungan tentang “bagaimana orang lain memandang diri kalian”.

Disisi lain pada saat menulis ada saatnya dimana kita harus belajar untuk memposisikan diri, yang mana kita sebagai seorang pembaca dan seorang pengritik yang memberi saran terhadap tulisan kita sendiri.

Dari sudut pandang yang berbeda ini, kita akan menemukan pemikiran yang berbeda aritnya ada inspirasi di sudut itu.

“belajarlah untuk melihat bagian belakang koin yang jatuh itu”

Kita tidak selamanya harus melihat apa yang terlihat jelas, namun ada waktunya kita perlu mencari tau apa yang tidak terlihat itu.

Pengalaman dari tes MBTI:

Saya kemarin sudah mencek diri lewat tes di atas yaitu tes MBTI dan saya mendapati hasil kepribadan saya adalah tipe pendebat. Tipe orang yang sering menggunakan kalimat-kalimat yang bisa menjas orang dan sering menyerang langsung dengan menggunkan kalimat orang pertama. contohnya kamu, kau, anda dan lain-lain.

Penunjukan langsung terhadap orang pertama pada dasar dapat menjatuhkan orang atau membut orang tidak nyaman. apalagi orang itu tidak dikenal.

Dan saya baru sadar akan hal itu. Yah! Agak terlamabat memang, tapi saya akan berusaha untuk tidak menulis artikel yang mudah menjas orang.

Nah ! garis besarnya dari tes MBTI, saya telah belajar untuk melihat sudut pandang yang berbeda, sebuah sudut yang saya dapatkan dari tes MBTI.

Point ke dua yang tidak saya sadari saat menulis itu adalah cara saya menjelaskan dan menyampaikan sesuatu lewat tulisan, dibagian ini saya kadang menulis pengertian-pengertian, kosa kata dan diksi-diksi yang tersusun umum dan bukan khusus menjelaskan satu topik.

Mengapa?

Sebab saya termasuk tipe Ekstrover 80% kurang lebih, sebuah tipe orang yang menulis pada hal-hal yang bersifat umum.

Contohnya:

Saya (ekstrovert): cara menulis artikel yang baik dan benar

Orang (introvert): 5 cara menulis artikel yang menarik

Begitupun dalam keseharian saat berbicara:

Saya: ayo pergi makan (umum)

Teman: ayo makan bakso (spesifik)

Pelajaran berharga yang saya dapatkan dari tes MBTI yaitu saya lebih berpikir tentang bagaimana caranya untuk menuliskan sesuatu secara spesifik dan terfocus agar artikel saya tidak menjalar kemana-mana dan membahas sesuatu yang sifatnya abstrak dan ngambang buat pembaca.

Kalian juga bisa mengecek apa tipe kepribadian di tes MBTI - Klik disini.

Kesimpulan

Mencari cara untuk mengetahui diri kita sendiri, itu adalah cara terbaik yang bisa mengubah perseprsi kita terhadap dunia dan berangkat untuk mulai memperbaiki diri.

mulailah berpikir bahwa kita bukanlah pusat dunia dan menganggap diri kita adalah satu dari sekiana miliyaran orang yang memiliki pusatnya masing-masing.

pengetahuan itu mudah di dapatkan, yang sulit itu adalah cara untuk mereliasasikan pengetahuan dan itu membutuhkan pengalaman yang harus di biasakan


Referensi

1.       Tautan: https://seputargk.id/apa-beda-karakter-kepribadian-sifat-dan-temperamen, (diakses pada 09 Maret 2021)

2.       Tautan: https://id.wikipedia.org/wiki/Myers-Briggs_Type_Indicator (diakes 09 Maret 2021)

3.       Tautan: https://www.ruangguru.com/blog/16-tipe-kepribadian-menurut-tes-mbti (diakeses pada 09 Maret 2021)


Hicul
Hicul Kenalkan saya "Kif" seorang blogger baru yang mengelolah blog Hicul.my.id dan saat ini aktif berbagi info menarik berdasarkan pengalaman Pribadi dan pengalaman membaca artikel Teratas.

Posting Komentar untuk "Tes MBTI : Cek Cara Kita memandang dan menulis artikel - Versi Blogging"