Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

2 Point Saya Dapat, Setelah 6 Bulan Menulis Artikel di Blog

 Yah? Sudah sekitar 6 bulan saya membangun blog ini yaitu blog hicul.my.id, dari postingan pertama di tanggal 12 agustus 2020  sampai 16 maret 2021, saya sudah memposting 54 artikel. Mungkin bisa dilihat bahwa saya termasuk orang yang cukup jarang memposting artikel. 


Saat diawal-awal itu saya cukup bingung, tentang apa yang akan saya tulis dalam blog ini. Jadinya, saya menulis berbagai macam niche, topik dan itu saya lakukan sesuka hati. Namun, beberapa lama kemudian, saya merasa cara menulis seperti membabi buta, buta arah dan tujuan tidak ada kejelasan.

Dari pola pikir itu, saya kembali bingun, tentang arah dan tujuan saya menulis, apalagi di tahun 2020 adalah tahun ketat-ketatnya persaingan seperti: Bergabungnya media berita kompas, detik, news dan media berita lainnya, sudah berlomba-lomba menulis dan memposting berbagai niche yang seharusnya ditulis oleh seorang blogger dan ternyata media berita juga menulis, mungkin di istilahkan mereka mengambil bagian dunia blogging.

Munculnya mereka dalam dunia blogging membuat saya terbebani untuk menulis, yah auto down menulis “sudah nggak ada lagi kesempatan untuk saya bisa sukses ngeblog”.

Walaupun, pikiran awal saya ngeblog itu adalah kejar target 3-6 bulan sudah adsense. Mungkin kalian bisa melihat sekarang “saya belum adasense dan belum memiliki banyak pengunjung”. pengunjung setia di blog ini adalah saya sendiri heheheee..

Apakah saya menyerah. Mungkin sudah agak menyerah. Tapi, saya meresa ini adalah hal yang sia-sia jika saya berhenti di tengah jalan dan sudah selama 6 bulanan saya menulis. 

 Setelah beberapa hari down sambil browsing dan menemukan sebuah curhatan dari seorang blogger. Tulisan itu masih saya ingat, ia mengatakan bahwa ngeblog itu bukanlah hal yang instan, bahkan ia mengatakan bahwa setelah setahun ngeblog ia hanya mendapatkan pemasukan 50 ribuan perbulan. Tanggapan itu membuat saya terpukul dan mulai berpikir bahwa tenyata ngeblog bukannlah hal yang mudah dijalani dan itu butuh waktu yang panjang. 

Jika, kita ingin mencari uang di blog. Maka, itu adalah hal yang keliru. Persepsi ini membuat saya berpikir dan mulai berpikir untuk ke dua kalinya. Sebenarnya apa yang saya cari dalam dunia blogging dewasa ini. Meskipun banyak sekali postingan yang menganggap ngeblog adalah ladangnya profit. Tapi, bagi pemula menurut saya itu adalah persepsi yang salah.

Setelah dipikir-pikir lagi, apakah saya tetap menulis atau sudah berhenti sampai disini.

Mungkin jika saya berhenti, saya merasa ada mengganjal. Jadinya saya tetap menulis dan mulai berpikir jernih dan membandingkan diri saya dari 6 bulan lalu dengan diri saya sekarang. al-hasil saya menemukan, ternyata saya sudah berkembang selama ini dan sekarang saya mulai lancar menulis dengan cepat. selain itu, saya merasa lebih nyaman setelah melakukan aktivitas menulis, walaupun di awal-awal menulis adalah kegiatan yang memberatkan dan membosankan, tapi saya sudah mulai menikmatinya, meskipun saat ini saya belum berpenghasilan. 

Yah! saya tulis aja!

2 Point Saya Dapat, Setelah 6 Bulan Menulis Artikel di Blog

Point pertama yang saya dapatkan adalah kita perlu bersabar dalam menulis, sekalipun sudah lama menulis. Memang berat mengatakannya tapi, ini kenyataannya bahwa saya sudah menulis selama ini dan saat ini saya tidak mendapatkan apapun dalam bentuk uang.

Memang kita sebagai pemula sangat mengimpikan penghasilan lewat menulis. Tapi, itu sangat keliru untuk seorang pemula. Jadi, hal itu perlu diubah. Dari menulis karna uang menjadi menulis karna ingin berbagi. 

Mengapa hal ini saya tekankan, sebab saya menyesal gara-gara menulis untuk mengimpikan uang. Jadinya, saya menulis dan memposting artikel asal-asalan, tanpa pikir panjang apakah ini bermanfaat atau tidak, intinya saya posting saja. 

Mungkin kalian bisa menebak apa yang terjadi setelah itu. Jawabannya saya menyesal dan tidak mendapatkan apapun termasuk uang, uang  nggak, ilmupun nggak dapat. Auto sia-sia menulis berbulan-bulan.

Yah! Inilah perjalanan yang perlu kita lewati sebagai pemula yaitu tetap bersabar dan tetap menulis apapun yang terjadi karna banyak diantara kita bisa sukses setelah 2-3 tahun menulis. Mungkin ini data yang kudapatkan dari beberapa penulis blog yang menceritakan kisah mereka.

Untuk itu, kita sebagai pemula ada baiknya, kita tetap menulis tanpa memikirkan kapan dan dimana, kita bisa berpenghasilan. Apalagi, membangun blog itu butuh waktu yang lama sampai kita benar-benar berpenghasilan.

Kita perlu menikmati prosesnya, bukan terlalu menggebu-gebuh mengejar banyak target yang tidak realistis.

Target yang tidak realistis juga termasuk hal konyol yang saya lakukan di awal-awal. Telalu mengimpikan hal yang teramat tinggi tanpa berpikir dan melakukan apapun, yang sudah tentu hasilnya saya tidak mendapatkan apapun kecuali rebahan dan tidur mengimpikan angan-angan itu.

Ketidak realistisnya target yang kita buat di awal-awal ngeblog sendiri, dapat mendatangkan kekecewaan, mengapa? Sebab, kita terlalu mengharapkan sesuatu yang teramat tinggi, yang mana kegagalannya sangat mengecewakan dan itu menjadi penyakit mematikan yang menghentikan semangat, semangat kita untuk tetap menulis dan kembali ke depan layar monitor.

besarnya harapan terhadap sesuatu sebanding dengan kekecewaan yang akan didapatkan. jadi, jangan berharap, tetaplah menulis tanpa mengharapkan apapun agar kita tidak akan kecewa terhadap apapun hasilnya.

Jadinya, saya tidak ingin terlalu membayangkan sesuatu yang teramat tinggi sebelum mengejar target terdekat dahulu.

Ada ungkapan yang sangat menarik di ingat buat kita, khususnya yang ingin membuat target yang realistis. Ungkapan itu adalah:

“perhatikan langkah kalian, yang ternyata kita tidak bisa melangkah jauh, kecuali kita terus melangkah, tentu jarakanya akan jauh, yang semakin lama, tentu akan semakin jauh”

Saya pikir, kita sebagai pemula perlu melangkah sesuai kemampuan bukan sesuai kemampuan orang lain.

Kita 100% bertanggung jawab terhadap blog ini, bukan orang lain. Jika blog ini kandas di jalan maka itu tanggung jawab kita dan jika blog ini tetap jalan maka itu juga tanggung jawab kita. Apapun itu, itu semua tanggung jawab kita dalam menulis bukan tanggung jawab orang lain.

Point kedua yang saya dapatkan selama menulis adalah jangan terlalu mengutamakan kualitas berlebih saat di awal-awal, sebab ini dapat membuat kita banyak pikir, banyak edit, banyak waktu yang terbuang dan tulisan kita tetap begitu-begitu saja. Ujung-ujungnya kita menyesal dan banyak mikir lagi sebelum duduk di depan layar monitor dan menulis artikel, tentu ini berat dilakukan sebab menulis satu artikel butuh waktu dan tenaga yang tidak sedikit.

Artinya kita sangat capek dan stress saat menulis satu artikel saja dan hasilnya begitu-begitu saja. 

Mengapa hal ini terjadi?

Jawaban yang saya dapat saat ini adalah itu karna kita masih kekurangan kosa-kata dan belum bisa membuat diksi yang tepat saat menulis. Jadinya, saat kita menulis, tulisan yang kita hasilkan kualitasnnya begitu-begitu saja.

Memang membaca banyak artikel sebelum menulis memang bagus. Tapi, ini kurang cocok buat pemula yang semangatnya mati-mati-hidup. Apalagi jalur ini telah menjatuhkan banyak pemula yang memiliki ekspektasi tinggi tanpa melihat kenyataan yang ada, kenyataan bahwa dirinya masih memiliki banyak kekurangan dalam menulis. Mungkin istilah kasarnya mereka masih payah dalam menulis.

Ada ungkapan yang sangat bagus di ingat, ungkapan itu adalah 

“kebanyakan bakat adalah sesuatu yang tidak didapatkan sejak lahir, melainkan itu adalah hal yang didapatkan setelah melewati berbagai try and error yang banyak”

Artinya kita harus menghabiskan jatah kekeliruan dan kesalahan kita dalam menulis sebab disanalah kita belajar pada apa-apa yang perlu diperbaiki.

Jadi, sebagai pemula point kedua yang perlu dipegang adalah perbanyaklah kuantitas kita menulis artikel sebab disanalah kita akan belajar banyak hal, sebelum kita benar-benar menghasilkan karya yang berkualitas.

Hal ini saya dapatkan sehabis terlalu banyak mikir sebelum menulis dan hasilnya begitu-begitu saja. Yah! Jadi saya pikir lebih baik menulis dan memperbanyak postingan agar di sana saya bisa belajar – apa yang salah dan apa yang perlu diperbaiki.

Entah ini cocok buat kalian. Tapi, bagi saya terus menulis dan tidak terlalu pikir panjang adalah jalan yang bagus dilewati buat pemula. Dengan catatan menulis bukan asal posting, tapi menulis untuk memperbanyak kosa-kata dan melatih diksi kita dalam menulis.

Artinya kita memperbanyak latihan mencoba berbagai diksi dan pengolahan kata yang sesuai dengan versi diri kita sendiri. Sehingga, dengan cara ini, kosa-kata dan pengalaman kita menjadi banyak. Yang mana pengalaman ini dapat membuahkan hasil yaitu sebuah karya dari berbagai kombinasi pengalaman dan pengetahuan yang kita dapatkan selama menulis.

“habiskanlah jatah kegagalanmu sebelum kita mengambil jatah kesuksesan itu”


Kesimpulan

dari pengalaman yang telah kulalui selama sekitar 6 bulan membangun blog ini, ternyata semuanya kembali pada proses, sebuah proses yang menurut saya adalah bagian dari kenikmatan menulis.

walaupun hasil bagi sebagian orang adalah hal utama, tapi bagi saya itu bukanlah yang utama. karna yang utama bagi saya adalah bagaimana sebuah proses menulis menjadi sebuah kenikmatan.

sajian utama itu bukan pada hasilnya tapi, lebih kepada proses yang dilewatinya. jadi, dalam blog penghasilan bukan target utama kita, yang jadi target utama kita bagaimana kegiatan menulis artikel menjadi menyenangkan dan nikmat dilakukan.


Ini pengalamanku. apa pengalamanmu, tulis di kolom komentar.

terima kasih....


Hicul
Hicul Kenalkan saya "Kif" seorang blogger baru yang mengelolah blog hicul.my.id dengan blog cat4tan.blogspot.com dan saat ini aktif berbagi info menarik berdasarkan pengalaman Pribadi dan pengalaman membaca...

4 komentar untuk "2 Point Saya Dapat, Setelah 6 Bulan Menulis Artikel di Blog"

  1. thanks komen positif nya.

    ini sangat saya butuhkan untuk tetap semangat.

    BalasHapus
  2. ada juga postingan seperti ini,sangat membantu untuk semangat dalam membuat postingan blog

    BalasHapus
  3. ya. semoga bermanfaat.
    ini juga semntara belajar.

    thanks kunjungannya

    BalasHapus