Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Prediksi Nasib Blogger Beberapa Tahun Ke depan

Sudah tidak terasa kita sudah berada di tahun 2021, sebuah tahun di mana ngeblog nggak kayak dulu lagi, mengapa demikian, sebab dari tahun ke tahun persaingan semakin ketat. Dari data yang saya dapatkan dari hemlykediri.com.

Sebuah data yang mengaggetkan, Walaupun datanya sudah beberapa tahun lalu yaitu tepatnya tahun 2018 bulan agustus tanggal 09, dalam data tersebut tercatat sekitar 1,7 miliyar website yang telah bertebaran di initernet, itu artinya 2 website bertambah setiap detinknya. jika di kalkulasikan 1 jam yang kita lalui di dunia nyata, jumlah website bertambah 3,600 website dan jika sudah sehari atau 24 jam maka jumlahnya 86,400. jumlah yang pantastis bukan, sebuah jumlah yang mengetarkan hati dan pikiran akan ketatnya persaingan tiap harinya.

 Mungkin hal ini membuat saya tercengan, mungkin ini alasan google lama mengideks artikel yang saya posting, walaupun di tahun lalu saya memposting dan selang beberapa hari ternyata sudah terideks esoknya, kan ini enak. 

Tapi apa boleh buat sekarang kondisi sudah beda (google lagi sibuk), saya memposting satu artikel esoknya... Ternyata butuh waktu beberapa hari atau bahkan butuh waktu beberapa pekan baru bisa ke-index, sebuah hal yang membuat dunia blog jaman sekarang agak sulit buat saya untuk menulis sebuah artikel. Yah! Bisa di istilahkan saya auto galau sekarang.

Tapi, setelah lama dipikir-pikir nggak ada gunanya kita terus-terusan memikirkan kegalauan itu, sebab lama- kelamaan ngeblog akan semakin sulit dari tahun ke tahun. Nggak akan ada yang berubah selain kita yang mengubah diri kita dan blog kita sendiri. Nggak ada sesuatu yang menahan jumlah website yang naik tiap saat.

Entah sang penulisnya anak sekolah seperti anak smp, sma atau anak kuliahan seperti saya. Bahkan sampai pekerja lepas yang lagi nganggur, semuanya bisa membuat blog seperti ini. website-website pun menumpuk menggunung di google yang mana hanya puncaknya saja yang kelihatan yaitu website-website atau blog pilihanlah yang menempati halaman paling atas itu atau pageone google.

Apalagi kita berada di jaman yang sangat modern, dimana hampir disetiap aktivitas kita selalu saja ditemani dengan gadget, bukan tidak mungkin sebuah gadget pintar atau sebuah smartphone bisa membuat sebuah website dan ini menjadi salah satu saingan baru kita.

Apakah benar mereka mampu sukses di masa ini, "Mereka kan! masih pemula". Jawabanya adalah sudah tentu bisa tak terkecuali kalian pun bisa melakukannya.

Karna jawaban dari suksesnya kita dalam dunia blogging adalah semangat kita untuk terus menulis dan semangat kita untuk terus belajar.

“jembatan mimpi dan kenyataan adalah kerja keras”

Satu hal yang tidak pernah berubah sampai sekarang, sebuah ungkapan klasik yaitu 

“usaha tidak akan menghianati hasil”

Jadi, siapapun yang berusaha dengan segala daya dan upaya untuk menulis artikel, tentu mereka di ujung cerita mereka akan sukses, terlepas dari umur, jabatan, strata ataupun suku budaya dan lebih memungkinkan bagi yang punya agama.

Mengapa!

Karna mereka memiliki pegangan atau prinsip menulis dan memiliki hal yang sangat layak di perjuangkan. Jika kalian punya agama apalagi itu agama islam, tidak ada kata lain buat saya yaitu “perjuangkanlah”

Kita semua penulis memiliki nilai-nilai jika ingin berhasil, karna itu yang akan mencolok di mata public, tidak adanya nilai pada diri kita, maka yang terjadi, kita asal nulis sana-sini artinya kita dalam mode semrawut saat menulis dan statistic kesuksesan kita bisa saja berada sekitar titik nol derajat.

Jadi, apa alasan kalian menulis di tahun ini, sebuah tahun yang melelahkan dan penuh persaingan. Siapakah kalian diantara orang yang punya alasan menulis di bawah:

Alasan mengapa kebanyakan orang ingin mencoba blogging:

Alasan pertama adalah banyaknya info yang bertebaran di social media dan di dunia maya bahwa ngeblog dapat mendatangkan profit yang besar. Mungkin hal ini sudah tidak terdengar asing di telinga kita.

Saya sendiri kemarin tertariknya lewat jalur ini, sebuah jalur yang menggiurkan bagi orang yang kurang kerjaan berhubung Kemarin Covid-19 – kampus saya tutup hahahaa…

Namun, bagi kalian yang masuk jalur ini, saya prediksi ngeblognya asal-asalan. 

Mengapa?

Dari pengalaman pribadi, saat awal-awal ngeblog dengan tujuan ini, saya asal posting dan asal nulis yang penting publice. Kalian bisa prediksi apa yang terjadi pada saya.

Ya! Saya nggak mendapatkan apapun kecuali, kenangan pahit dan kegagalan pas dalam hidup, hingga akhirnya saya berhenti menulis di tahun 2019 lalu.

Skenario ini juga sangat banyak saya dapatkan di facebook khususnya di grup pribadi.

Yah! Mungkin itulah kemarin benang kusut blog pertama saya sebelum blog ini ada.

Alasan ke dua orang tertarik ngeblog adalah adanya ungkapan yang mengatakan bahwa ngeblog itu, nggak butuh banyak biaya atau diistilahkan murah meriah dan bahkan gratis. 

Yah! Memang ngeblog tidak membutuhkan modal besar di awal—awal, bahkan bisa sampai adsense modalnya masih segitu-gitu aja contohnya kita hemat kuota internet.

Alasan ke tiga kita ngeblog adalah karna lagi tren jaman now, bisa dibahasakan terennya anak muda jaman now atau para generasi milenial, yang katanya ingin menghasilkan uang dengan cara hanya duduk dirumah, mengetik di laptop dan akhirnya uangpun mengalir.

Apakah kalian berpikir seperti ini. Jika “ya”

Besar kemungkinan kita tidak akan pernah mencapai yang Namanya kesuksesan dalam dunia blogging.

Sebab blogging tidak semudah kedengaranya “bro”

“menulis itu ada seninya” - mungkin ini istilah dari pembimbingku

Alasan kebanyakan orang berhenti setelah mencoba blogging:

Alasan pertama adalah merasa terpaksa menulis. Yang namanya ngeblog pasti harus nulis bro. Menulis menurut kebanyakan orang merupakan sesuatu hal yang mudah. Ituu… kalau kita hanya mengatakannya saja bukan membuka laptop dan mulai menulis, apalagi kita pemula yang hanya berkebiasaan asal comot sana sini milik orang, kemudian posting tanpa rasa bersalah.

Kebiasaan diatas, bisa kita cap sebagai “calon blogger gagal”. 

Mana mungkin kita bisa berhasil tanpa menulis apapun di blog. Kan! Lucu ingin sukses tapi tak ingin usaha.

Bahasa menukiknya:

“makan baru berkeringat, bekerja baru tidak berkeringat, dimana ini logikanya”

hal ini harus diubah dan diganti dengan rumus klasik di bawah:

Rumusnya masih tetap sama ”niat + usaha = sukses”

Dan saya termasuk orang yang seperti di atas yaitu orang-orang yang merasa terpaksa menulis. Tapi untungnya, lama-kelamaan saya terbiasa sebab sudah niat sejak awal. 

Mungkin merasa terpaksanya saya itu sekitar 3-6 bulanan, hingga baru sekarang saya sudah terbiasa dan merasa ada yang salah jika saya tidak menulis apapun di hari ini.

Begitulah roda kehidupan kadang naik dan kadang turun tergantung bagaimana cara kita memutarnya. Semakin sering kita memutar roda itu semakin kencang putarnya dan secara bersamaan jaraknya pun semakin jauh.

Itu artinya kita sudah melewati suka-duka menulis selama ini, hingga kita benar-benar menikmati perjalanan blogging dewasa ini.

Alasan kedua adalah baru sadar ternyata banyak hal yang harus diperlajari, dari cara menulis artikel yang baik dan benar serta menarik sampai SEO blog dan masih banyak lagi.

Hal ini tentunya sudah menjadi pengetahuan umum, yang bukan lagi rahasia di antara kita yang sudah ngeblog dari blogger tulen sampai mantan blogger hehaheh…

Sebuah tragedy bagi pemula yang baru sadar bahwa ngeblog itu butuh ilmu dan buat artikel tidak asal jadi.

Di tambah lagi anggapan awal kita bahwa trafik visitor atau statistic pengunjung adalah sesuatu yang mudah di dapatkan.

tamparan tepat di muka.

anggapan ini berubah seketika saat membuat blog dan menulis selama beberapa pekan atau bahkan beberapa bulan dan nggak ada tanda-tanda pengunjung kecuali pengunjung setia yaitu kita hehaha…

Yah! Jadi, SEO penting dan giat belajar itu juga penting, jadi jangan malas

“berani memulai berani menyelesaikan sampai tuntas dan berhasil”

Alasan ketiga kebanyakan kita berhenti setelah mencoba adalah anggapan awal ngeblog tidak butuh modal sama sekali kecuali kuota internet.

Yang terjadi ternyata butuh modal. 

Tapi, bagi saya itu tidak seberapa dengan jaminan masa depan blogger, yang notabenenya penghasilan menanti.

Sayang seribu sayang jika kita hanya memiliki blog versi gratisan dan ingin bersaing di halaman utama, mungkin yang terjadi adalah kita tertindas.

Minimal untuk saya kalian harus memiliki template premium jika tidak ingin beli domain TLD. Namun, jika ada modal 300-400 ribu, nggak ada salahnya kita membeli template seharga 150-200 ribu dan domain seharga 12-200 ribu.

Saya sendiri hanya menggunakan domain seharga 12 ribuan belum termasuk harga ppn dan template yang nggak sampai 200 ribuan kalau nggak salah.

Template saya beli di masugeng sedangkan domain saya beli di rumah web dan jadilah blog hicul.my.id yang kalian lihat sekarang – sederhana dan terlihat cukup mampu bersaing hehehe…

Catatan: template sekali bayar sudah seumur hidup sedangkan domain di bayar pertahun sekali.

Alasan kita masih bertahan dan harus bertahan ngeblog adalah:

Alasan pertama yang sudah membuat kita bernostalgia adalah ngeblog terasa menyenangkan dilakukan dan ini sudah menjadi  bagian dari keseharian seperti makan, minum, tidur dan menulis.

Bagi sebagian kita yang sudah sampai di tahap ini, kita sudah meresa ngeblog adalah aktivitas yang menyenangkan di lakukan setiap hari tanpa mengenal kapan dan dimana kita menulis.

 Saya sendiri menulis di lantai tiga fakultas tarbiyah uin alauddin makassar. Maaf iklan pengenalan hahehahe…

Saat ini saya tidak begitu peduli pada lingkungan sekitar kecuali ada meteor jatuh saya baru lari, maksudnya saya focus dan menikmati kegiatan penulisan artikel ini.

Sebuah kesibukan yang tidak ada duanya saat lagi kosong menunggu pembimbing dari tadi pagi, ehh… malah curhat disini.

“intinya nikmati kesibukan kalian dan kesibukan seorang blogger adalah menulis”

Alasan kedua adalah kita menulis dan menjadikan dunia blog dunia pribadi yaitu sebuah dunia dimana kita melepaskan semua ekspresi dan perasaan yang terpendang seperti: mencari orang yang sependapat dan sehobi dalam dunia maya atau mungkin ingin mencari pembenaran pendapat sendiri.

Mungkin juga sebagai tempat berbagi pengalaman, promosi, unjuk diri sampai mencari amal jariyah. Yang penting semuanya bisa di bungkus dalam kebaikan, tentu hasinya sangat memuaskan dan banyak orang mencari kebaikan penulisan kita ini.

Bukan asal nulis lalu tinggalkan begitu saja, ada koment abaikan, ada adsense keburu koment. Kan! Enggak elok kalau begini ceritanya, padahal sumber adsense itu awalnya dari koment pengunjung yang menandakan artikel kita dibuhkan dan bermanfaat.

“sang penulis tau dan mau melihat dan menjawab pengunjungnya”

Alasan ketiga orang tidak ingin meninggalkan dunia blogging adalah mereka sedang melakukan bisnis offline online, sebuah usaha kecil-kecilan yang buka 24 jam nonstop. 

Dari ada orang yang menjual ebook, software, tools, dan berbagai produk barang dan jasa lainnya. 

Ngeblog bisa dikatakan tidak ada ruginya jika kita pandai-pandai memanfaatkannya.

“peluang akan muncul saat orang lain sedang mengeluh”

Artinya, jika kalian melihat keluahan seseorang, maka temukannlah solusi disana karna itu adalah peluang usaha yang sangat menjanjikan buat kita. 

Orang kesulitan komunikasi jarak jauh maka ditemukan handphone, orang kesulitan perjalanan jauh ditemukan pesawat, orang kesulitan belajar di temukan situs belajar dan orang punya masalah kitalah yang mencari solusinya.

“menjadi yang terbaik tidak selamanya dianggap baik, tapi menjadi yang dibutuhkan itu selalu dianggap baik”

kesimpulan

apapun prediksi yang kita temui di berbagai media kita harus menjawab "saya tetap menulis". blogging sendiri tidak ada istilah kemenangan hakiki, yang ada hanyalah kemenangan sementara, sebuah kemenangan yang kadang diganti dengan kegagalan.

contohnya: kemarin artikel kita sudah di pageone google, eh besoknya sudah tidak nongol lagi disana udah keganti. inilah sebenarnya yang terjadi, kita tidak akan bisa menempati selama-lamanya posisi pageone google.

lewat disini saya mengambil anggapan bahwa tidak ada kemengan abadi di blogging, yang ada adalah kemenangan sementara, sebuah kemengan yang harus di kumpulkan.

orang yang mampu mengumpulkan kemenangan sementara mereka adalah orang yang selalu men-up ilmu dan pengalaman dalam ngeblog. ini semua dimulai dari jangan malas belajar.



Hicul
Hicul Kenalkan saya "Kif" seorang blogger baru yang mengelolah blog Hicul.my.id dan saat ini aktif berbagi info menarik berdasarkan pengalaman Pribadi dan pengalaman membaca artikel Teratas.

Posting Komentar untuk " Prediksi Nasib Blogger Beberapa Tahun Ke depan"