Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Susah Tidur, Kepikiran Blog sebab Ide belum ada

Sekitar jam 10 malam, Kasur yang dianggap empuk dan bantal yang nyaman itu, tidak dapat membuat mata tertutup. Hingga jam 12 malam, sudah lama berguling sana sini mencari posisi tidur terbaik, tetap saja tidak bisa istirahat dengan tenang.

Sebuah kecemasan dan beban pikiran yang selalu ada – apa yang bisa saya tulis besok, apakah saya punya ide untuk besok, apa yang nanti saya lakukan besoknya… sudah larut malam hati dan pikiran tidak mau tenang

Ini sebuah kronologi yang menjadi problem bagi para pemula dalam dunia blogging. Mereka tak henti-hentinya memikirkan blog.

Hingga, di malam yang sunyi itu, mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk istirahat, sebuah istirahat yang dibutuhkan agar hati, pikiran dan badan dalam keadaan fit untuk nulis besok.

Walaupun, saat berada di depan monitor, itu kadang kita menulis tanpa kepikiran ide sebelumnya dan Sekarang ide itu muncul begitu saja saat menatap layer laptop. Ide dan tulisan pun, mengalir begitu derasnya, sampai-sampai satu artikel berhasil terposting.

Kenyataan ini mungkin sudah terabaikan oleh sebagian besar pemula, sebuah kenyataan yang mengungkapkan akan adanya kemudahan menulis di blog tanpa harus pikir panjang, sampai-sampai kesulitan tidur malam.

Padahal semestinya kita sebagai pengelolah blog, harus juga pandai-pandai mengelolah pola tidur. Entah bagaimana cerita jika kita sudah begadang dengan mata membengkak di pagi hari dan saat itu kita mulai menulis. Mungkin kalian bisa menebaknya apa yang terjadi. Ya!

Yang terjadi adalah kita hanya duduk di depan layer laptop yang menyala selama berjam-jam dan kita tidak melakukan apa-apa selain melamun. 

Mengapa?

Karna saat itu, otak kita masih dalam keadaan buyar, yang di akibatkan oleh kurangya durasi tidur. Memikirkan banyak hal jauh-jauh hari sebelum menulis memang bagus. Tapi, sayangnya ini jadi masalah jika udah kebawa di waktu istirahat.

Kelelahan karna kurangya istirahat dapat mengurangi kualitas kerja khususnya dalam menghasilkan karya tulis, yang mana saat menulis kita membutuhkan focus yang tinggi dan focus yang tinggi itu bisa didapakan jika mesin dalam keadaan stabil, artinya otak atau pikiran kita harus stabil saat menulis bukan seperti perahu kecil yang terombang-ambing ombak di laut.

Dengan ucapan sederhana saya mengatkan bahwa istirahat itu penting bro…

Tips buat kalian yang ingin istirahat dan tidur yang nyenyak tanpa terbebani dengan dunia blogging..

Simak!

Susah Tidur, Kepikiran Blog sebab Ide belum ada

Beberapa langkah yang bisa kalian coba agar bisa tidur dengan damai:

1. Ya dan Tidak bukan Bagaimana

Tips pertama yang bisa kalian coba saat ingin tidur adalah memakai opsi dalam mode ya atau tidak. artinya jika kita memikirkan sesuatu, posisikan diri kita untuk memilih antara ya atau tidak dan bukan kedua-duanya.

Apabila kita terpikir akan sesuatu seperti sebuah ide, saat itu kita memilih opsi apakah ide ini di ambil atau tidak. sehingga, saat kita sudah meng-iyakan ide tersebut, maka saat itu juga kita akan menulisnya. Jika tidak, maka kita tidak akan memikirkannya sama sekali. melalui mode berpikir ini, kita tidak akan berpikir panjang untuk memilih sesuatu dan membuat keputusan dalam waktu lama.

Sebab bila kita memikirkan tentang bagaimana ide ini jika diambil atau tidak, pengaruhnya kita akan memikirkannya selama berjam-jam sampai kebawa waktu tidur.

Jujur metode ini adalah metode terampuh buat saya agar tidak mudah ambil pusing, dengan metode ini juga saya lebih produktif dan lebih selektif membuat keputusan dalam menulis artikel, yang kadang saya membuat sebuah keputusan seperti: apakah saya menyelesaikan artikel ini, ini hari atau opsi kedua apakah saya akan menyelesaikannya besok. 

Jika, pilihannya jatuh pada opsi kedua, otomatis saya tidak akan memikirkan dan mengerjakan artikel ini sekarang dan saya besok mesti menunaikan tanggung jawab itu, secara bersamaan di hari yang sama itu, saya tidak memikirkan sama sekali tentang apa yang akan saya tulis besok. karna ini sudah di putuskan

Mengambil tindakan atau tidak mengambil tindakan adalah dua pilihan yang harus diputuskan secepatnya. 

Lantas bagaimana ceritanya saat kita sedang ingin tidur dan tiba-tiba kita kepikiran ide yang berilian. Apakah kita memikirkannya terus atau tidak memikirkannya sama sekali.

Khusus bagian ini kita memilih untuk menulisnya sebelum lanjut tidur dan setelah itu kita tidak memikirkannya lagi sampai menjelang pagi, di pagi itu kita membuka lembaran itu dan mulai menulis di pagi hari. Cara ini adalah cara yang menurut saya dapat mengurangi beban pikiran saat kita ingin tidur malam ataupun ingin istirahat.

“catat ide itu di kertas dan tinggalkan catatan itu di meja kerja, bukan mencatanya dalam pikiran dan memikirkanya terus”

2. Bayangkan Pemandangan

Sebagian dari kita yang kesulitan tidur dan kesulitan meninggalkan beban pikiran seperti selalu membayangkan ide-ide menulis atau galau memikirkan visitor tak kunjung naik-naik. Tentu dapat mengganggu kualitas tidur.

Apalagi, mereka yang sangat kelelahan oleh beban pikiran, yang sebenarnya itu tidak perlu terlalu dipikirkan. Pusing menambah beban kepusinan itu sendiri karna memusingkannya.

Yah! Inilah yang terjadi bagi blogger pemula yang semangatnya masih meluap-meluap, walaupun badan, hati dan pikirannya sudah diambang batas pemakaian “butuh istirahat gang”.

Menulis dengan keadaan yang kurang memungkinkan seperti susah tidur dan bahkan tidak tidur semalam, tentu akan mengganggu semua aktivitas kita dari menulis artikel sampai mempostingnya, itu semua gagal kita lakukan, sebab ini menjadi reaksi berantai.

Gagal tidur nyenyak, maka gagal menulis ide cemerlang, gagal menulis artikel berkualitas dan gagal memposting artikel terbaru. Semuanya menjadi mata rantai yang saling terhubung, yang mana satu gagal maka yang lainnya ikut gagal.

Sebagian scenario ini kadang di abaikan dan hanya mengaggap bahwa hari ini bukan hari yang tepat menulis, padahal kitalah yang menyusun hari ini agar tepat untuk susana menulis. Cara ini sendiri bisa di setting di malam hari dari menulis ide artikel, tidur di awal waktu, pagi hari minum, buka laptop, ketik artikel sampai satu artikel terposting.

Mudah bukan. Tapi, ini tidak semudah saat dijalankan, tentunya ada bisikan-bisikan “ayolah begadang, ayolah buka sosmed, ayolah nonton sampai pagi, ayolah keluyuran, ayolah-ayolah”. Sebuah bisikan yang meruntuhkan komitmen kita seperti bangunan tua yang diledakkan bom didalamnya.

Yah, inilah hidup selalu ada lika-liku.

Eh… lupa cara tidurnya hehehee…

Cara tidur kedua yang bisa kalian lakukan selain point pertama adalah dengan cara membayangkan pemandangan yang indah dan merasakan sejuk, nyaman dan damainya pemandangan itu.

Kalian bisa mencoba hal ini jika kesulitan tidur. Coba ingat dan rasakan pemandangan yang pernah kalian datangi, saat itu imajinasikan kembali hal itu sampai ke lubuk hati terdalam, seperti bagaimana sejuknya udara di puncak gunung itu dan betapa hijaunya pemandangan dari atas puncak gunung itu, yang saat itu kita merasa terpaan angin dan hangatnya matahari di pagi hari itu.

ingat dan bayangkanlah hal yang indah itu, lepaskanlah semua jadwal, masalah, beban dan rasakan bagaimana rasanya hidup tanpa memikirkan masalah di rumah, di kantor dan di blog. Hari ini adalah hari kebebasan kalian untuk tidur dengan layak dan nyaman.

Tamat hehehee..

3. Tarik nafas dalam-dalam

Tarik nafas dalam-dalam adalah cara yang disarankan oleh teman saya untuk tidur nyenyak, apalagi beban masalah hidup sangat banyak.

Metode ini bisa dilakukan dengan menganggap saat kita menarik nafas dan menghembuskannya, itu kita membayangkan saat menghembuskannya masalah ikut lepas dan tertiup jauh dari hidup ini.

cara ini dilakukan sesaat sebelum tidur.

Jangan lupa tidur di atas lambung kanan atau tidur menghadap kanan.

Dan selamat malam.


Kesimpulan

Istirahat atau tidur atau keluar dari kesibukan adalah salah satu cara terbaik bagi penulis untuk mencas kembali hati dan pikiran agar ide yang akan ditulis bisa lebih focus penulisannya.

Apalagi ide itu adalah ide besar, tentu itu membutuhkan tingkat kefokusan yang nggak main-main. Walaupun pada dasarnya dengan keseringan kita menulis, itu berdampak dengan mudahnya kita menuangkan isi pikiran.

Ini seperti menuangkan air di sebuah wadah dan itu mudah dilakukan. 

Tapi, itu butuh usaha saat di awal-awal menyusun kata. Khusus pemula, tentu butuh kekuatan ekstra untuk sampai di titik ini.

Cara terbaik untuk kesana, salah satunya adalah dengan mengatur pola tidur agar performa kita belajar dan melihat peluang menyusun kata, semakin lama semakin membaik. 

Mengapa ini penting.

Karna sebagai pemula, kita lebih mudah menyerah saat kelelahan dan itu dapat menghentikan kita menulis dan akhirnya kandas ngeblog.

Jadi, untuk menjaga semangat dan tetap santai belajar, kita butuh istirahat yang cukup agar aktivitas menulis bisa sustainable atau bisa berkelanjutan.


Hicul
Hicul Kenalkan saya "Kif" seorang blogger baru yang mengelolah blog Hicul.my.id dan saat ini aktif berbagi info menarik berdasarkan pengalaman Pribadi dan pengalaman membaca artikel Teratas.

Posting Komentar untuk "Susah Tidur, Kepikiran Blog sebab Ide belum ada"