Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Kebiasaan Blogger Selain Menulis atau Mengetik Artikel

 menjadi salah seorang blogger atau penulis dalam dunia digital. Mungkin adalah sesuatu yang bagus dilakoni sembari meluangkan waktu, atau mungkin sekedar ingin mendapatkan beberapa penghasilan di blog. 

Walaupun, beberapa dari kita ingin memiliki blog karna adanya peluang dalam bidang menulis dewasa ini. Apalagi sekarang kita berada pada era 4.0, sebuah industry kreative yang sangat berbeda dari masa lalu, masa dimana orang-orang masih berlomba-lomba mencari penemuan baru seperti di era 90-an, era dari si jenius fisikawan yaitu albert eisnten dan kawan-kawan, pada masa tersebut mereka telah menjadi pusat berkembang ilmu pengetahuan dan teknologi, bisa diaggap itu adalah awal dari lahirnya industry kreative 4.0 yang sekarang.

Yap! kembali apa itu Industry 4.0?

era industri 4.0 adalah sebuah era yang mana kita bersaing bukan lagi pada penemuan-penemuan terbaru, tapi kita sekarang lebih bersaing dalam hal berpikir khususnya berpikir kreative. 

sehingga, yang dulunya orang-orang berlomba-lomba mencari penemuan terbaru sedangkan Sekarang masih tetap seperti itu, akan tetapi sklannya sudah tidak sama lagi banyaknya di tahun 90-an. 

Jadi, untuk sekarang kita tidak lagi berlomba untuk menghafal dan belajar rumus-rumus ataupun perhitungan yang rumit di tempat kerja ataupun di bangku sekolah. saat ini kita harus lebih sibuk memikirkan tentang cara mengkombinasikan dan menggunakan rumus itu se-kreative mungkin agar menghasilkan karya yang bernilai.

Kita mungkin bisa mengahafal dan menjumlahkan angka dari ratusan sampai ribuan dalam perkalian, namun bagaimana jika, pertanyaannya adalah apakah kita mampu bersaing dengan kalkulator dan computer dalam menghitung, di tambah lagi dalam persoalan pengetahuan. jawabanya - Tidak bukan.

“bukan berarti saya mengatkan bahwa sekolah dan jenjang pendidikan tidak penting, hanya saja ini belum cukup”

Yah! Bisa dikatakan bahwa sekarang banyak pekerjaan yang hilang. tapi jangan salah sebab banyak juga pekerjaan yang muncul seperti pekerjaan ngeblog dan ngeyoutube yang merupakan pekerjaan yang berkaitan dengan industry kreative.

Sebagai penulis online atau seorang blogger pemula. Yang merasa terbebani saat menulis dan memposting artikel. yang mana menulis adalah jantung utama blogger yang tidak boleh diberehentikan berdetak. 

Olehnya, kita perlu mencari dan menganti suasana jika sedang malas atau tidak punya ide tulisan atau  ingin men-update skill menulis dan skill berpikir.

Maka, penting buat kita untuk mencari kebiasaan baru untuk menopangnya agar kita tetap produktif menulis dan tetap menikmati aktivitas menulis.



Simak!!! 

5 Kebiasaan Blogger Selain Menulis atau Mengetik Artikel

beberapa kebiasaan positif yang bisa kalian coba agar mengurangi kebosanan kalian saat menatap layer monitor terlalu lama.

1. Jalan-jalan

Oke kebiasaan pertama. Ya! Mungkin kebiasaan satu ini termasuk dalam daftar kebiasaan pribadi saya, sebuah kebiasaan pribadi ketika saya bosan menulis dan mengetik di rumah, kebiasaan itu adalah jalan-jalan.

Kebiasaan jalan-jalan menurut Dr. Joyce Gomes-Osman dari Uniaversity of Miami miller school of medicine mengungkapkan bahwa kebiasaan jalan ditaman atau di lingkungan hijau dapat meningkatkan kemampuan berpikir.

Penelitian yang dilakukan bersama dengan rekannya telah menemukan bahwa setidaknya berlohraga sekitar 52 jam dalam enam bulan, besar kemungkinan dapat meningkatkan kinerja berpikir seperti pemacahan masalah hidup.

Jadi, sebagai seorang penulis yang berkebiasaan mengurung diri di dalam kamar. Maka, penting bagi kita keluar rumah untuk jalan-jalan ke taman sembari mengurangi kekangan stress.

Yah! Mungkin hal ini cukup berat dilakukan oleh para introvert yaitu orang-orang dengan tipe tertutup terhadap dunia luar. 

Tapi, jangan cemas. kebiasaan lama ini dapat diganti dengan kebiasaan yang baru.

sebab! Tidak selamanya apa yang kita lihat dan kita rasakan dapat terjadi. Misalnya jalan-jalan ke taman, yang sesungguhnya dalam benak seorang inrovert tergambar jelas ketakutan bahwa “nanti saya jadi pusat perhatian orang, apalagi saya orang baru dalam lingkungan baru itu”.

Ada dua langkah yang perlu kita tapaki dalam persoalan kecemasan saat jalan-jalan ke luar. 

Langkah pertama yang kita lakukan adalah menulis apa-apa yang kita cemaskan yang kemungkinan terjadi saat berada di luar. Selanjutnya simpan daftar kecemasan itu dan kemudian niat diri untuk pergi ke luar atau minimal kita ke luar jalan-jalan di taman yang kurang pengunjung. 

Setelah itu, lihat dan baca baik-baik daftar kecemasan yang pernah ditulis. jawab dengan jelas bahwa apakah kecamasan kalian terjadi di taman. 

Kalian sudah tahu jawabannya bukan!

Yap! Jawabannya adalah dafar kecemasan yang kita tulis tidak terjadi sama sekali. Itupun, jika terjadi kita tidak akan mendapati kesamaan daftar kecamasan tadi. bahkan kita mendapat nilai positif seperti melagahkan pikiran dan mendapatkan teman baru di sana.

“kita kadang mencemaskan sesuatu yang sama sekali belum terjadi”

Jangankan seorang introvert. Bagi saya sendiri sebagai seorang ekstrevort pun, punya rasa gelisah dan cemas saat ingin keluar jalan-jalan. Apalagi saya cukup jarang keluar rumah sebab terlalu keasikan dengan lingkungan rumahan – kucing rumahan hehehe…

Namun, setelah dipikir-pikir saya akhirnya keluar dan apa yang terjadi setelahnya.

Tepat dengan apa yang kalian pikir bahwa saya tidak menemukan rasa gelisah dan kecemasan tersebut terjadi.

Yah! saya anggap bahwa kecemasan seperti angin berlalu saja, yang terasa di kulit tapi tidak tampak di mata sebab itu memang tidak ada, adanya kita meng-adakannya.

2. baca buku

baca buku. Hhmm…

kebiasaan yang sampai sekarang sudah sangat sering kita dengarkan bahwa membaca buku itu memang bermanfaat dalam peningkatan keceradasan seperti peningkatan kapasitas ilmu pengetahuan.

Yah! Namanya juga baca buku adalah jendela dunia. Jendela alternative yang berguna untuk mengetahui dunia lain tanpa kita perlu datang ke sana.

Khusus sebagai seorang penulis, saya merasa baca buku menambah kamus berpikir seperti bertambahnya kosa kata baru yang dapat digunakan di setiap karya tulis, selain itu, membaca dapat membantu saya mengolah diksi yang tepat di artikel.

Baca buku sendiri merupakan pelarian saya dari masa stress. Masa yang perlu saya alihkan ke dunia lain, salah satunya dalam dunia imajinasi orang lain yaitu imajinasi baru dari sebuah karya tulis yaitu buku.

Walapun, membaca buku kadang mendatangkan rasa ngantuk saat membukannya. 

Yah! Apa boleh buat kita perlu berbaring dan tidur di kasur, tapi yang terjadi, tepat saat kita berbaring di Kasur selama berjam-jam, hasilnya kita tidak bisa tidur.

mengapa?

sebab kita tidak membutuhkan yang namanya tidur. Entah bagaimana otak kita telah mengirim sinyal tidur sesaat membuka buku bacaan.

Penyebab utama mengapa otak kita menerima sinyal ngatuk, ini terjadi karana faktor kesengajaan  bahwa membaca adalah hal yang membosankan. 

dan kita membenarkan kebosanan tersebut. saya juga, mengakui beberapa tahun lalu membaca buku adalah hal yang membosangka, tapi sekarang saya membantahnya dan sudah menganggap bahwa membaca tidak selamanya mendatangkan ngantuk.

Memang terdengar ambigu. Namun, lewat membaca buku kita dapat mengerti dan memahami siklus dunia. Bukannya menambah-nambah, tapi kenyataannya sangat memungkinkan bahwa membaca seperti itu adanya.

"ada orang yang harus memulainya dan itu adalah diri kita yaitu sang pengelolah blog"

3. Sosialisasi

Apa yang terlintas dalam pada diri kalian saat mendengar kata “sosialisasi”, apakah sebuah persentase di depan manejer perusahaan atau persentase di depan teman demi sebuah penerimaan atau demi sebuah penerimaan hubungan personal.

Yah! Jawaban yang tepat bagi kita yang lagi banyak pikiran dan menganggap ini adalah hal yang rumit. Padahal! Tidak demikian.

Sosialisasi itu pada dasarnya kegiatan ngobrol dan bersenda gurau dengan teman. Suasana saat kita sedang melakukan pertukaran pikiran dengan orang lain.

Bagian terpenting pada suatu sosialisasi agar sosiasasi itu bermanfaat buat blog khususnya dalam penentuan ide utama. Maka, Kita sebagai pembawa ide mentah ke orang lain atau teman sendiri, itu harus menjadi pengatur jalannya sosialisasi, sosialisasi atau pembicaraan yang terfokus dengan ide yang kita bawa harus disamarkan agar lawan bicara tidak merasa bahwa kitalah pengatur pembicaraan.

Sehingga, pola yang ada sebelumnya nanti berkembang saat melakukan sosialisasi dengan orang-orang. Mengapa!

Sebab saat kita berbicara dengan mereka, umumnya mereka berkomentar dan bertanya terhadap ide dan pendapat kita tentang topik utama pembicaraan.

Alasan utama dalam pembicaraan sangat berguna seperti dalam perombakan, pembangunan dan penguatan pondasi ide pertama kita.

Nah! Hasil akhir dari sosialisasi tadi melahirkan keyakinan besar saat kita menulis artikel. keyakinan juga yang memperkuat ide kita dalam artikel.

Adapun, pada masalah memulai. Yah! Pandai-pandailah melihat Susana bukan asal tiba-tiba bicara sana-sini. sehingga, kita penting melihat saat-saat orang sedang sedih atau orang sedang sibuk. 

Carilah waktu lowong atau waktu istirahat teman kalian. 

Kalian tentunya sudah tahu kapan mereka tidak sibuk, sedang istirahat dan kapan mereka sibuk. Jadi, kalian bisa menemukan waktu dan suasana yang tepat untuk bersosialisasi dengan mereka.

Saat itu tiba - maka, tidak ada kata lain selain “sikat”

4. belajar psikologi 

mempelajari ilmu yang memahami tingkah laku manusia dari, merasa, berpikir, merespon dan mengambil tindakan adalah ilmu yang dibutuhkan saat menulis agar kita mampu mengenal si calon pembaca artikel atau paling tidak kita mengenal apa yang mereka butuhkan.

Nah! Pada ilmu psikologi sendiri dibutuhkan kemampuan untuk bisa merasa atau sekurang-kurangnya kita cukup peka terhadap kondisi si calon pembaca sekarang.

Saya sendiri cukup gemar mempelajari ilmu psikologi sebab psikologi memberi saya kenyamanan saat berkomunikasi di dunia luar seperti mengambil tindakan yang tepat saat menulis di kondisi tertentu.

Yah! Walaupun kadang kita terlupa dengan kondisi saat mementingkan diri sendiri entah sedang berkumpul atau mungkin sedang menulis artikel. 

Terlupanya kita ketika karna asyiknya menulis dan menuangkan ide-ide dalam artikel, itu telah melupakan penulisan point atau focus utama topik artikel. Sehingga, topik yang ditulis dan dibuat khsusus untuk para pembaca yang membutuhkan terabaikan.

“menulis bukan asal merasa pintar mengolah kata tapi menulis itu harus pintar-pintar merasa”

5. olahraga

yah! Sebagai penulis olahraga merupakan hal yang terdengar asing di telinga kita. Saya sendiri termasuk penulis atau pengelolah blog yang cukup malas berolahraga, yang terkadang rajin olahraga selama beberapa pekan dan malas olahraga selama beberapa bulan selanjutnya. Yang sekarang saya lagi malas berolahraga hehehee....

Tapi, percayalah jika anda laki-laki ataupun permpuan maka penting buat kalian memiliki tubuh yang ideal untuk masa depan, apalagi sekarang sedang Covid-19 yang lagi menuju new normal “katanya”.

Belum lagi di usia muda kita nantinya yang akan menopang masa depan bangsa atau  demi kesahatan di masa mendatang. Bukanya olahraga hanya dapat memperbaiki bentuk tubuh, tapi olahraga juga dapat memberi kesehatan bagi otak agar dapat bekerja lebih efektif dan lebih efesien.

Sebagai penulis, memiliki pikiran yang jernih dan bekerja dengan efesien termasuk hal yang paling di butuhkan, sebuah kebutuhan yang mendasar untuk bisa bersaing dalam dunia blogging sekarang ini, sebuah dunia yang membutuhkan pemikiran yang lebih kreatif menulis dan lebih kreatif berpikir.

Mungkin kita sebagai penulis yang kebiasaannya masih berbaring dan bermalas-malasan di atas kasur yang empuk, mungkin agak terasa sulit buat kita untuk memulai sebuah kebiasaan baru yaitu berolahraga.

Nah! Sebagai pengelolah blog saya kadang memaksakan diri keluar untuk jogging atau jalan-jalan di taman. 

Keluar ke taman yang sejuk di pagi hari, walaupun waktu itu saya cukup malas keluar rumah, tapi setelah saya keluar rumah saya merasa ada perbedaan pikiran. 

Yang awalnya saya menganggap kebiasaan berlari di pagi maupun di sore hari termasuk hal yang membosankan. Namun, lambat-laun ternyata berolahraga seperti berlari tidak sepenuhnya sama dengan apa yang saya pikirkan. Apalagi di awal-awal saya mengajak teman-teman yang malas seperti saya untuk berloharaga. lama-kelamaan saya pun ujung-ujungnya menikmati aktivitas berlari. walaupun sekarang saya sudah sendiri keluar jogging.

Dari meresa bosan menjadi merasa nikmat. Yah! Begitulah saya yang harus menilai sesuatu bukan pada apa yang kelihatanya, tapi lebih kepata apa yang saya rasakan saat melakukannya.

Kesimpulan

Tidak ada cara lain memulai segala sesuatu itu kecuali dengan memulainya sekarang dari detik ini, waktu ini dan di masa kita masih sehat.

jangan tunggu waktu sore untuk memulainya dan jangan tunggu waktu pagi untuk memulainya, kalau memang bisa dikerjakan sekarang mengapa tunggu nanti sebentar.

apakah sebentar saya santai dulu, saya makan dulu, saya minum dulu, saya tidur dulu, saya dapat mood dulu. sebentarnya kapan. Apakah besok, lusa, pekan depan, bulan depan atau tahun depan.

kita sering menunda-nunda hingga pada akhirnya banyak kesempatan terlewatkan. bukannya memulai mengambilnya tapi malah melepaskannya.

bukannya berani melakukanya, tapi malah takut melakukannya. apapun hal itu pasti ada resikonya, tapi ada juga keuntungkan di dalamnya.

seperti kebisaan baru yang mungkin bisa dilakukan sekarang malah ditunda-tunda. sebuah satu dua tiga atau beberapa kebiasaan yang sangat berpengaruh terhadap masa depan kita nantinya.

kebiasaan itu sudah saya paparkan tadi. entah ini bermanfaat.

tapi, jangan cepat menilai, sebab hasilnya nanti bisa dirasakan. kan! nggak mungkin kita mandapatkan sesuatu yang besar, yang hanya dilakukan sehari semalam. tidak bukan.

tapi, sebaliknya kita mendapatkan sesuatu itu dari yang proses yang panjang demi sebuah pencapain yang nyata, bukan pencapain yang semu.

hampir semua hal penting di dunia ini dicapai oleh orang-orang yang terus mencoba, walaupun tampaknya disana sudah tidak ada harapan lagi.

Hicul
Hicul Kenalkan saya "Kif" seorang blogger baru yang mengelolah blog hicul.my.id dengan blog cat4tan.blogspot.com dan saat ini aktif berbagi info menarik berdasarkan pengalaman Pribadi dan pengalaman membaca...

Posting Komentar untuk "5 Kebiasaan Blogger Selain Menulis atau Mengetik Artikel"